Home » » Ustadz Jefri Meninggal Dunia dan Tanda Akhir Jaman

Ustadz Jefri Meninggal Dunia dan Tanda Akhir Jaman


Ustadz Jefri meninggal dunia pada hari jum'at tanggal 26 April 2013. Penyebabnya kecelakaan tunggal setelah mengendarai motor kawasaki ijo dengan cc 650, bukan motor honda c70 ijo lho ya. Innalillahi wainnaa ilaihi roji'uun, kullu nafsin dzaaikotul maut, tiap-tiap dan semua makhluk yang bernyawa pasti akan menemui ajal atau matinya. Semua berita tentang kematian dan penyebab kematian sudah beredar banyak di media masa baik elektronik maupun dunia internet. Saya cuma menulis dari sisi lainnya saja. Kita yang masih hidup ini sebenarnya hanya antri menunggu giliran untuk mati. Maka dari itu kita wajib mempersiapkan kematian dan kehidupan setelah mati kelak. Manusia mati tidak meninggalkan apapun kecuali ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah dan doa anak sholeh/a. Ketiga amalan inilah teman masing-masing individu.

Ustadz Jefri meninggal dunia pada hari jum'at yang insya Allah hari terbaik dalam islam, sholat yang ganjarannya paling besar adalah sholat shubuhnya hari jum'at. Banyak orang yang menghendaki mati pada hari jum'at dengan alasan demikian. Orang kejawen atau dalam dunia mistik orang yang meninggal pada hari jum'at pasaran tertentu legi atau kliwon makamnya harus dijaga sampai 40 hari 40 malam. Hal ini untuk menghindari pencurian jasad atau kain kafan sang mayit. Konon kain kafan tersebut bisa digunakan untuk menambah kesaktian atau penyempurna ilmu sihir atau ilmu hitam. Sedikit melenceng ndak papa kan ?

Sedangkan apa hubungan ustadz jefri meninggal dunia dan tanda akhir jaman. Akhir jaman adalah kondisi jaman yang sudah morat marit , jungkir balik yang haram kelihatan halal yang halal jadi haram, yang benar jadi salah yang salah jadi benar. Ingat ramalan dari joyoboyo kali ilang kedunge sering banjir dimana-mana, pasar ilang kumandange dll saya tidak hafal, pokoknya kondisi bolak baliknya jaman wabilkhusus tentang akidah dan akhlak serta syariat islam. Saya teringat percakapan dengan teman bahwa tanda akhir jaman ini salah satunya ditandai dengan diambilnya ilmu yang ada di bumi ini oleh yang punya ilmu yaitu Allah Swt. Ilmu agama yang ada dimuka bumi akan dicabut kembali dan kalau sudah dicabut kita mau belajar kepada siapa kemudian generasi berikutnya akan lebih carut marut sampai datangnya imam mahdi.

Uastadz jefri meninggal dunia menandakan ilmu yang dititipkan pada ustadz jefri telah di ambil Allah beserta nyawanya. Kita tau ustadz jefri adalah dai penyebar agama islam dan ilmu yang bermanfaat. Belum hilang ingatan saya tentang sedo nya kyai sepuh Langitan yang mempunyai ilmu luas seluas samudera telah diambil oleh Allah. Belum tentu pewarisnya akan sehebat dan seluas beliau ilmunya. Inilah yang saya maksud salah satu tanda akhir jaman. Semoga kita menghadapi keadaan akhir jaman dengan bekal yang banyak sekaligus mempersiapkan kematian kita.


102 komentar:

  1. Replies
    1. yang jelas kiamat semakin dekat ..
      ilmu dari Alm. ust. Jefry InsyaAllah sudah banyak ditularkan.. dan masih ada banyak da'i yang siap melanjutkan perjuangan dakwah beliau..
      kalau masalah pencabutan ilmu agama itu kalau ga salah saya ketika sudah dipenghujung dunia banget mas, pokoknya semua muslim akan dimatikan, hingga yang tersisa hanya orang2 kafir..

      Delete
    2. betul juga mas fian, ini kan salah satu tanda aja akan mengarah kesana, seorang ilmuwan yang menularkan ilmu pada muridnya jarang ada yang 100 % mirip atau setara kemampuannya dengan yang punya ilmu aslinya.
      kalau keadaan ini dihitung kedepan pasti ilmu itu sendiri akan lenyap seperti yang mas fian gambarkan tersebut. sekali lagi ini sebagai salah satu tanda akhir jaman.
      terima kasih, feed back yang bagus

      Delete
    3. dialognya bagus nih pagi2. mantep.

      Delete
    4. alhamdulillah mas zach juga menambahi dengan komentar yang signifikan, tambahan lagi, mbah yai langitan Kyai faqih itu ilmunya luar biasa seluas samudera, begitu juga kharisma nya, sampai2 tokoh politik nasional yang ingin maju ke pentas pilkada atau pilpres sekalipun minta doa restu beliau, kini penggantinya belum sepadan dengan beliau.

      Delete
    5. siip mas, benar, benar2 akhir zaman sekarang ni..lihat aja yang baru2 ini terjadi, orang islam sendiri melecehkan sholat..ckckc...

      subhanallah, saya baru tau nih mas , mengenai kiyai langitan itu..googling dulu kayaknya nih

      Delete
    6. kali ini saya mau jadi pendengar yang baik sajah ah

      Delete
    7. Ikutan nyimak ,sambil minum kopi

      Delete
    8. saya juga nyimak ah sambil gelar kardus deket mas agus komapc

      Delete
  2. semoga kita bisa mengambil hikmah dari setiap peristiwa agar lebih bisa memperbaiki diri, thk infonya mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin, saya benerin diri saya sekarang. yang penting udah mandi tadi

      Delete
    2. alhamdulillah, saya juga diingatkan mas aulia mp untuk memperbaiki diri dan muhassabah,
      alhamdulillah tadi tidak lupa cebok mas zach

      Delete
  3. Sy cuma heran saja, kematian ustadz jefri terlalu di besar2 kan oleh media,pdhl dibelakang itu semua ada seseorang yg sangat kehilangan. klw ini berlarut2 di ulas terus, kan kasihan keluarga yg di tinggalkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemaren ricky jo juga meninggal, tapi nggak gini-gini amat ya

      Delete
    2. kematin ada tetangga saya ketabrak kereta atau tepatnya menabrakkan diri ke kereta , media tidak tertarik juga tuh

      Delete
    3. lha itu he eh,,seperti orang ngeden dalam wc

      Delete
    4. begitulah mediaa...benar juga sih yg dibilang mbk indah

      Delete
    5. karenaa memiliki nilai jual dan yang dikejar rating, sperti saya menulis dan nembak keyword digoogle apa yang disukai pasar itulah yang disajikan

      Delete
    6. hehe benar mas, kapan2 saya mau nembak keyword lagi ah. terbukti ampuh :D

      Delete
    7. asal yang ditembak mau nerima lho mas, nanti takutnya cinta bertepuk sebelah tangan, hehe

      Delete
  4. Betul sob, tanda akhir jaman memang dicabutnya ilmu dimana Alloh subahanahu wata'ala mencabut nyawa orang orang yang memiliki Ilmu Agama yang luas dan benar, oleh karena itu marilah kita berusaha menuntut ilmu agama sesuai syare'at islam yang sesungguhnya dengan cara belajar kepada para Ulama yang ahli dalam bidang Ilmu Agama, tapi kita juga harus berhati hati dalam memilih tokoh Agama karena tidak semua tokoh agama itu benar apalagi sekarang banyak aliran sesat dan menyesatkan, jangan Fanatik kepada guru spiritual kita juga harus menyeleksi perkataannya apakah sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah dan pemahaman para sahabat atau tidak..? kalau sesuai kita ambil ilmunya kalau tidak ya kita tinggalkan..duh maaf komennya kepanjangan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. komen kepanjangan kan perasaan Mbak aja. buktinya saya bacanya nggak ada 1 menit je. berarti masih pendek komennya. jadi nggak perlu minta maaf. tapi meskipun demikian, Mas Agus pasti selalu memaafkan.

      Delete
    2. hussstt. ummu ruqayah terlalu jelas.. diem2 aja..

      Delete
    3. seperti pada roudhotut tholibin , taman mencari ilmu saja, saya seneng deh ada komen yang panjang.
      saya jadi mengerti banyak tentang belajar mencari ilmu agama

      Delete
  5. innalillahi wainnailaihi roji'un, semoga amal ibadahnya diterima ya mas dan semoga ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa kematian adalah milik kita semua yang waktunya tidak ada bisa memprediksi mau tidak mau suka tidak suka siap tidak siap, yang terpenting semoga kita nantinya khusnul khotimah, aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin..terima kasih mas arif semoga doa senantiasa terucap selalu walaupun 100 tahun kemudian

      Delete
  6. kita, di suatu saat pasti menyusul beliau.
    dan beliau ada di posisi beruntung, karena keberadaannya yang tabligh dan disayang banyak orang. semoga khusnul khatimah. juga kita kelak. meski nggak sebesar beliau, tapi berusaha mendekati beliau. sukses untuk kita semua Mas.

    ReplyDelete
  7. saya mo blejar memandiin istri.. nuat siap2. saya gak rela klo yang maindiin orang lain... *ngomong apa ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha...mas pay memang suami yang baik hati dan setia

      Delete
    2. tidak usah malu kalau sama istri sendiri mas, gaya e

      Delete
    3. jangan lupa sekalian mandi besar mas pay

      Delete
  8. hmm.. semoga saja kita semua masih di lindungi dan di tuntun di jalannya..?

    ReplyDelete
  9. kita benar harus banyak2 istigfar ya mas...karena kita juga pasti mengalami

    ReplyDelete
  10. aku berdoa, semoga ahlul ilmi, ahlul khoir dan ahlullah (hufadz) disisakan di umur hidupku.. semoga mbah yai jamal tambak beras, mbah yai maskun tulungagung, mbah yai ilyas mojokerto, almukarrom yai saladin bin alm. yai jalil diberikan umur yg panjang, krn beliau2 adalah rujukanku utk kumintai bimbingan saat jauh dgn Allah.. tdk hny mbah yai faqih yg terkenal dgn samudra ilmu yg telah dipundut, mbah mahrus kediri, yai asrori sby, mereka semua sdh berada di sisi Allah.. jadi pngen nangis :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. doa nya langsung tak aminkan mbak amiin,..ibarat voli diumpani langsung tak smash nggeduk.
      semoga saya dan anak istri saya masih bisa mendapat bimbingan beliau secara tidak langsung.
      mbak uswah gurunya banyak , makanya ilmunya juga luas.
      saya perlu belajar banyak ke mbak uswah

      Delete
  11. ya titip duka citanya kepada sang ustadz ... semoga ia diterima disisi-Nya ...
    selamat jalan ustadz, insyallah muncul generasimu secepatnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh , titipaanya per kilometer ada tarif diskon buat mas :D

      Delete
  12. Persiapkanlah diri godaan kedepan semakin berat

    ReplyDelete
    Replies
    1. siaaaaaaaap grak, ayo saling mengingatkan

      Delete
  13. Semoga Ustadz jefri dterima disisi-Nya...
    iya mas Agus sampai - sampai mamang lewat istiqlal pas hari jumat muaceeeetnya,

    tentang orang yang meninggal hari jumat eheheh mamang jadi teringat dulu waktu masih sekolah SD mencuri keranda bambu bersama temen2. dibuat untuk pancing ikan katanya biar dapet ikan banyak tapi bener loh mas pas dulu mamang praktekin mancing di empang nenek dapet banyak tuh ikannya, mungkin karena ikannya banyak ya, tapi di pakai mancing dikali ndak dapat ikan, langsung dibuang aja tuh pancingan ehheeheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin mang..
      iya mang saya juga pernah ambil bambu buat mancing ternyata ya tidak dapat2 akirnya tak buang aja bambunya, hehehe

      Delete
    2. heheheh senasib berarti mas.. heheheeh.... tapi sekarang kerandanya sudah di ganti sama besi mas, semenjak geger ada keranda melayang hahahah, padahal ada pemuda kampung iseng naro keranda di pagar makam eheheheh usut punya usut tuh pemuda punya bengkel las eheheheh... hahhaha

      Delete
    3. ini namanya siasat yang kurang baik nih mang,

      Delete
  14. hmmm kalo diperhatiin, dunia emng makin nyeremin ya mas ..
    dari mulai banyak orang baik yang meninggal, di legalkannya pernikahan sejenis, yang haram jadi halal begitu juga sebaliknya .
    aduh ngeri .
    semoga kita semua mendapat perlindungan dari Allah . amin ya Allah ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin..semoga kita termasuk dalam golongan orang yang selamat ya mbak

      Delete
    2. iya mas agus ..
      amin amin ya rabbal alamin ..

      Delete
  15. gini ya.. katanya sih gitu, ilmu didunia semakin berkurang. bnrn ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak mis tia, berkurang dan berkurang terus

      Delete
  16. Sebagai pelajaran kembali pada yang masih hidup,untuk senantiasa memeprseiapkan segalanya dengn baik.Selamat jalan ustadz...semoga tenang di alam barumu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin..
      mari kita siapkan dengan saling mengingatkan

      Delete
    2. oh saya sih yang malah mengingatkan mbak amri untuk ngajari saya , kan mbak amri berguru di pondok pesantren

      Delete
  17. kesompulannya, pewaris ilmu seorang yang hebat tapi telah meninggal itu tidak sehebat pendahulunya, jadi ilmu islam lama-kelamaan akan pudar ya? walaupun anyak yang mengatakan seperti itu, tapi semoga saja kita yang masih d dunia ini masih mempertahankan ilmu islam dan mengamalkannya dan melestarikannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga aja demikian mas, kecenderungannya sih seperti itu mas, sebenarnya ilmunya tertransfer dengan sempurna tapi godaan orang yang punya ilmu itu besar dan yang punya ilmu sedikit tergoda, jadi ilmu nya perlahan hilang karena lupa atau lenyap begitu saja

      Delete
  18. bener nih mas, salah satu tanda kiamat adalah dicabutnya ilmu dari para ulama, semoga ada gantinya dai-dai yang lain ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. mas muro'i lebih paham soal ginian, terima kasih mas :)

      Delete
  19. semoga iman kita senantiasa terjaga sampai ruh ini diangkat dari raga, amin Yaa Rabb...

    ReplyDelete
  20. sayang banget ya ust itu meninggal karna kecelakaan..
    tapi untung juga lah meninggalnya hari jum'at. kan hari baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mbak hari jum'at hari terbaik

      Delete
  21. sudah sangat jelas bagi saya, dari mulai artikelnya sampe para komentator...jadi saya mau ngapain lagi coba?

    ReplyDelete
  22. lhoh, kalo jumat kliwon harus dijaga 40 hari 40 malam mas? merinding aku bacanya pas ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas di rengel seperti itu, kalau di singgahan bagaimana mas

      Delete
  23. Kematian datang tidak permisi dulu,tidak kenal tua atau muda,sudah seharus nya kita mempersiapkan nya,apa yang akan di bawa ke alam sana. inalillahi wainailaihi rojiun Semoga almarhum di terima di sisi Nya..Amin!

    ReplyDelete
  24. saya berharap pada kata pepatah "gugur satu, tumbuh seribu"...
    kepergian beliau mengingatkan bahwa kita kelak akan menyusul, pun tergantung amalam yg kita bawa. Semoga kita dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, Aminn

    ReplyDelete
  25. sudah jelas pisan kang,tanda-tanda kiamat sudah banyak bertebaran,contoh,televisi lebih banyak menampilkan goyang,jarang sekali yang sehari-hari menampilkan dakwah,wanita sudah tidak pake jilbab dan masih banyak dajal-dajal yang lainnya.astagfirullah...saya juga masih belum merasa bener nih kang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mari kita berlomba2 untuk berbuat baik dan saling mengingatkan yan mas,

      Delete
    2. suka ngeri kalo kebayang ini

      Delete
    3. biar tidak ngeri ayo ingat sangu mati kelak

      Delete
  26. Ketika kali pertama dikasih tahu jika Ustadz Buchory meninggal, saya juga sempat kaget dan 'rasanya' gak percaya. Tapi mmg maut, rejeki dan jodoh benar2 misteri yg jd hak prerogratif sang pemilik kehiudpan.

    Turut mengucapkan Innalillahi wainnaa ilaihi roji'uun, semoga nilai dakwah beliau jd warisan sepanjang masa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener Mbak, hak prerogatif Tuhan

      Delete
    2. kita cuma berusaha aja kan ?

      Delete
  27. semoga kita diberi keselamatan oleh Allah swt...aamin... terima kasih ilmunya mas agus

    ReplyDelete
  28. parah lah dan buruk lah kta orang2 yang tau akhir jaman :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga masuk dalam orang2 yang selamat ya mas

      Delete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh

Blog Archive