Home » » Potret Keluarga Bahagia

Potret Keluarga Bahagia


Keluarga bahagia itu seperti apa sih dan apa tolok ukurnya?Tulisan ini bukan bermaksud ujub atau membunuh karakter keluarga lain, tetapi hanya sebagai tulisan biasa menurut pandangan pribadi saya yang mesti salahnya. Bahagia itu sendiri berbeda bentuk dan rasa bagi tiap individu. Ada yang mengatakan bahagia itu jika telah mencapai penghasilan 100 miliar per tahun atau memiliki barang dan properti mewah. Ada juga yang mengatakan bahagia itu ketika bersyukur dan berserah diri kepada Allah. Dengan bersyukur maka cukup apa yang dimiliki tanpa memandang kiri kanan sebagai pembanding. Dan celakanya orang kaya dengan penghasilan dan fasilitas kehidupan yang mewah pun memandang orang yang cukup dalam arti cukup untuk kebutuhan satu bulan, lebih bahagia dari dirinya. Aneh kan, karena itulah tolok ukur bahagia kabur, sebenarnya tidak kabur cuman belum tahu resepnya aja.

Sebuah keluarga yang terdiri dari sepasang suami istri salah satu muaranya adalah kebahagiaan. Masih ingat saat pacaran yang di janjikan adalah kebahagiaan, ya tho. Tidak mungkin saat pacaran langsung ditawarkan nanti kita hidup sengsara dan pas-pasan dan banyak sengsara lainya, kalau yang bilang laki-laki seperti ini pilihlah dia sebagai pendamping hidup karena dia menawarkan realita. Bahagia itu masalah perasaan dan perasaan seseorang tiap detik berubah alias dinamis. Sebuah keluarga dengan fasilitas komplit plit, hati dan perasaannya bisa berubah menjadi kawatir, takut kepikiran akan hartanya. Hal ini yang mengurangi rasa bahagia itu sendiri. Inti dari persoalan kebahagiaan sebenarnya ada pada rasa syukur kepada Allah swt. Ketika hati sudah mantap bersyukur tujuan hidup menjadi jelas karena Allah saja. Saya bisa merasakan sendiri saat menikmati rasa bersyukur kepada Allah dengan mengumbar kedengkian dan iri pada sekeliling. Saya mengakui jika pernah iri karena penyakit hati ini susah dihilangkan, tapi akirnya dipikir ulang di reset ulang untuk selalu bersyukur. Suatu hari teman sma yang sudah sukses berkarir di bea cukai terlihat mencolok kekayaannya, dalam hati terbesit ingin juga seperti itu. Tetapi setelah bergaul dengan orang-orang seperti itu dan sedikit menikmati fasilitasnya ternyata ya gitu-gitu aja rasanya tidak ada kebahagiaan yang saya maksud.

Dan inilah salah satu resep kebahagiaan keluarga kecil saya, sekali lagi bukan ujub dan mendiskreditkan keluarga lain. Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan tanpa alasan apapun. Istri sebagai pendamping hidupku kok ya cocok dengan pemikiran saya, jadinya klop. Jika saya timbul penyakit hati ini, istri saya mengingatkan dan saya kembali ingat untuk bersyukur. Mensyukuri nikmat Allah menjadikan nafkah yang saya berikan tiap bulan barokah. Alhamdulilah tidak kurang dan tidak merasa kurang sama sekali malah merasa kelebihan. Bersyukur dalam hal apapun niscaya akan mendatangkan kebahagiaan.

Tentang apa yang kami punyai pun tidak pernah kami permasalahkan dan tidak kami perbandingkan dengan milik orang lain. Suatu sore kami mengajak hayyu anaku jalan-jalan disekitar kampung dengan sepeda motor c70. Anak saya ini dalam gendongan ibunya dan setelah ibunya bonceng motor c70, hayyu tertawa khas bayi seperti menikmati sekali. Melihat anakku tertawa seperti itu istriku juga tertawa saya malah ngakak, apakah seperti ini potret keluarga bahagia itu. Hari sabtu kami jalan-jalan ke kota mojokerto tanpa mengajak anak saya hayyu, hitung-hitung pacaran, mencari kebahagiaan versi lain, hehe pulangnya kami tidak mampir direstoran mewah, hanya mampir di warung mie ayam dan nikmatnya subgguh luar biasa. Bersyukurlah atas nikmat dari Allah swt tidak usah membandingkan dengan orang lain karena suatu saat hak milik orang lain itu akan ditinggalkan dan jatuh ke tangan orang lain.



154 komentar:

  1. Bahagia....oh....bahagia....
    rasa itu ada di hati kita, semoga kita senantiasa berbahagia dalam keadaan apa pun karena kita selalu bersyukur dengan karunia yg diberikan Allah

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin..semoga rasa syukur selalu terucap ya mbak, wes ndak usah neko2

      Delete
    2. agus bg datang untuk menyapa pagi ini...

      Delete
    3. hahaha,adminya dobel..hahaha
      mas agus bg malih jadi putih kayak saya.
      mas zach, pangestune mas

      Delete
    4. iya mas itu admin kw 2, hehe

      Delete
    5. hihihi... tak serupa dan tak sama...

      Delete
    6. Agus kompac terlambat datang,kena macet

      Delete
    7. waduh yang pacarannya ndak keliatan ketutup kain heheheh

      Delete
    8. agus zachflazz dateng dan pergi lagi

      Delete
    9. wew keren tuh motornya,saya pernag juga punya,tapi sayang dijual lagi,ngomong-ngomong makan mie ayam dengan mantan pacar kayaknya enjoy juga ya kang.jadi pingin deh...

      Delete
    10. BAHAGIA ITU BUKAN TERLETAK PADA APA YANG KITA PUNYA ATAU YANG TIDAK KITA PUNYAI, TAPI TERLETAK PADA SEBESAR DAN SEIKHLAS APA RASA SYUKUR YANG KITA MILIKI.[cilembu]

      Delete
    11. komen mas cilembu mak nyess

      Delete
    12. semuanya keren jadi sejuk dan segar.
      saya hanya bisa membalas urun rembug sobatku dengan doa, semoga lancar aktivitas, rejeki dan kesehatan. AMiin

      Delete
  2. Bahagia adalah impian setiap orang...Bahagia itu memang sederhana tak perlu hanya dilakukan dengan harta, Hanya dengan kita berbuat baik kepada keluarga ataupun orang lain pasti kita merasa bahagia. Satu lagi tetap mensyukuri apa sj yang diberikan Allah kpd kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas fian, lebih enak dinikmati aja hidup ini

      Delete
    2. alhamdulillah seneng punya temen buat ngadem, hoi admin kw 2 , haha

      Delete
    3. komennya sambil makan es disini

      Delete
    4. ahii... seger nih panas gini es degan

      Delete
    5. sama tempe gorengnya mas pay, ditambah sukun rebus enak mas

      Delete
    6. serasa guling-guling di salju

      Delete
    7. pasti langsung masuk angin

      Delete
    8. seumur2 belom pernah megang salju.

      Delete
    9. kalau di kapuk saya pernah, anggap saja itu salju ya

      Delete
  3. bener mas, bahagia itu relatif, trgantung dari sudut pandang mana kita melihatnya, seperti yang di gambarkan mas Agus diatas...nice

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah saya bahagia baca komennya mas muro'i
      terima kasih mas :)

      Delete
    2. saya juga lho...adem ya dibawah kanopi sambil minum es degan

      Delete
    3. alhamdulillah mas arif bahagia juga , saya turut berbahagia mas

      Delete
    4. kalau dahaga ini ada es degan dan tempe goreng

      Delete
    5. top deh pokoknya, mas agus bg sebagai admin kw 2 sudah sarapan apa belum ?
      nih ada nasi tiwul

      Delete
    6. wah kacian yang dahaga semua orang pada bahagia..h3

      Delete
    7. saya datang menawarkan kebahagiaan orang2 yang dahaga

      Delete
    8. admin kw 1 di jadiin nasi digoreng mas wuiih... contohnya mas zach?

      Delete
    9. saya datang membawa gorengan

      Delete
  4. setuju.. tuh..... muanteppp deh... muantep buanget.... hehehehe ia sih.. tergantung kita yang merasakan....

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah,...enak ya mas kalau bersyukur, hidup jadi adem ayem meskipun kita juga tidak berleha-leha

      Delete
    2. berleha2 hanya menjadi jurang yang menganga buat kita

      Delete
    3. dan jika tidak bersyukur kita bisa jatuh ke jurang yang menganga

      Delete
    4. apakah jurang selalu menganga ?
      hahaha admin kw 2

      Delete
    5. hahahahha lubang sempit yang menganga...

      Delete
    6. lubang sempit kok bisa menganga ya mas ?jadi bingung

      Delete
    7. sepertinya begitu admin kw 1, lobang sempit bisa menganga kalau kita sudah masuk dan keluar lagi coba deh pasti klitatan menganga hahaha...

      Delete
    8. oh gitu ya mas admin kw 2, saya sedikit paham ,
      hahaha

      Delete
  5. mau komen apa yah? kok rasanya udah bagus postingannya, sudah memahami makna Syukur yg sebenarnya.saya masih blm bisa menemukan rasa syukur yg mas agus peroleh,mungkin suatu saat nanti klw dah keluarga. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. baca dulu, pasti bisa komen, wkwkwk

      Delete
    2. semoga saja cepat mendapatkan apa yang diinginkan konteks jodoh,
      kalau ini pasti dibaca mas saya yakin

      Delete
    3. Semoga mba Indah dapat jodoh dari para blogger

      Delete
    4. admin kw 1 nya sudah hadir, jodoh blogger yang bujang pastinya

      Delete
    5. dan tentunya laki-laki kan ?

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa coba komennya dihapus? pasti rahasia berdua Mas Agus ya??

      Delete
    2. idiihhh jadi curiga deh...

      Delete
    3. huss..lagi ngadem mimik es degan sama tak traktir klepon yang segede sukun

      Delete
    4. Pasti ketahuan hayyu trus di hapus... hehehe

      Delete
    5. pintar dan cerdas jadi satu makanya bisa goreng tempe lewat komputer

      Delete
  7. sepakaat Mas Agus.
    itu dia hakikat kebahagiaan. bukan dari harta, bukan dari kedudukan. bukan dari status sosial.
    tapi dari hati yang seiring sejalan dengan pasangan.
    indah sekali Mas konsep kesederhanaan yang Mas Agus tawarkan. mudah sebenarnya, tapi saya yakin menantang karena kaitannya dengan komitmen. selamat buat Mas Agus yang telah menemui pintu bernama bahagia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju, adem dan sejuk disini

      Delete
    2. alhamdulillah mas zach, pastinya ada lah yang namanya tidak cocok tapi kalau dikondisikan insya Allah malah jadi harmonis.
      saya baru aja mengarungi kehidupan rumah tangga, tentunya banyak belajar dari mas zach.
      adem ya mas di bawah pohon beringin tapi angker lho. mas admin kw 2

      Delete
    3. Komentar adem dari orang bijak

      Delete
    4. kita yang baru ini perlu belajar ke ahlinya admin kw 1

      Delete
    5. betul sekali kita yang masih ijo dengan rumah tangga perlu belajar kepada guru mas pay dan mas zach, bukan begitu admin kw 2

      Delete
    6. saya ikutan jadi kw dong. kw berapa saya?

      Delete
    7. benar kw 1, bagimana mas zach mas pay? tanya kw 2 mas zach

      Delete
    8. kalau mas zach dan mas pay original bukan kw lagi

      Delete
  8. waaah... indahnyaaaa dan romantisss... banyak org bilang keromantisan akan sirna saat berumah tangga karna keromantisan tergantikan dengan beban dan tanggung jawab, tp menurutku TIDAK BENAR.. mungkin kitalah yg sudah berumah tangga yg paling bs membuktikannya, justru rezeki yg luar biasa dr Allah adalah perasaan damai ketika memandang wajah anak dan istri/suami.. :) love can make u feel so funny, no car no house not even money :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi lebih berbunga-bunga baca komen mbak uswah.
      betul mbak biarkan orang lain berkomentar yang penting saya ikhlas dan senang menjalaninya.
      walaupun tho dilihat pergi pagi pulang malam, tapi saya enjoy dan tidak merasa terbebani,
      terima kasih mbak uswah.
      mana ya admin kw 2 nya mau pesen es degan dan menyok bakar

      Delete
    2. Tulisan ini menjadi saksi, perjalan rumah tangga mas agus... jadi nanti klo lagi sewot.. baca lagi artikel ini ya...

      Delete
    3. Mana potret keluarga bahagianya, fto saya kok gk ada yak mas admin

      Delete
    4. bener mas pay, nanti kalau bisa baca tulisan ini adem lagi
      foto ada didalam rumah

      Delete
    5. ooo mba Nia istrinya kang Agus ya...

      Delete
    6. dengan bangga saya katakan iya mas pay,
      mas agus bg curiga kenapa mas ?

      Delete
    7. beneran Mas? Mbak Nia istri Mas Agus original?

      Delete
    8. Masa mas zacf tidak merasakan komen dari hati yang paling dalam dari mba Nia...

      Zauzah saya ada koment di artikel ini juga lo... *rahasia

      Delete
    9. oow seperti itu komen dari hati yang paling dalam mas pay wkwkwk?

      Delete
    10. betul mas zach original, hehe
      komen dari hati atau dari tangan?jadi bingung

      Delete
    11. dari hati turun ke tangan...

      Delete
  9. kebahagiaan dicari setiap orang karena setiap orang ingin bahagia ya mas sayang banyak keliru mencarinya, padahal kebahagiaan itu sangatlah dekat dengan diri sendiri apa adanya dalam hati yang lapang di sirulah letak kebahagiaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas, tidak usah dicari diluar diri kita, karena letaknya di hati.
      terima kasih tambahannya mas, melengkapi sekali :)

      Delete
  10. wah jadi pengen makan mie ayam berduaan nih..
    tapi sama siapa ya..?????

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa sama temen, pacar atau kolega mas, hehhe

      Delete
    2. bahayanya YARWEK ( Bayar Dewek )...

      Delete
    3. hahaha...kelihatanya makan bareng tapi bayarnya dewek dewek,
      top dah

      Delete
  11. koq posting mas agus bisa pas dengan timing saya ya... kebetulan saya hari ini ada rencana bawa anak dan istri jalan sore di pinggir pantai sambil menikmati warung makan kampung yang biasanya menyajikan sambal goreng kepiting sama undang..hmmm...

    Tapi klo masalah keluarga bahagia, menurut saya ya keluarga mas agus dan kang zacf.. saling mensyukuri dengan pasangan yang dimiliki... melihat kekurangan sebagi kelebihan.. dan melihat kelebihan sebagai bonus karena bersyukur...

    ReplyDelete
    Replies
    1. satu lagi panutan keluarga bahagia mas pay dan keluarga juga jadi referensi saya.
      salam hormat mas pay

      Delete
    2. perasaan saya g pernah menggambarkan tentang keluarga...??
      saya curiga nih.. pasti murid eyang makmur ya..hehe

      Delete
    3. pernah mas, ketika mas pay silaturohim bersama keluarga kesasar di hutan

      Delete
  12. mungkin kategori pas-pasan juga bisa menjadikan sebuah keluarga menjadi bahagia y mas, pas lapar pas ada makanan, pas sedih pas ada yg menghibur, pas butuh uang pas gajian/dpt kuis hehehe.
    oh ya mas saya mau ikutan tukaran link boleh y ? link mas uda terpasang di footer wewengkon sumedang n blognya mas juga sudah saya follow, terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu pas yang mantap banget pokoke mas,boleh mas

      Delete
  13. iya mas bner banged, kebahagian itu ga bisa di nilai dengan apapun,,
    kebahagian itu tulus dari hati,,
    semoga nanti stlah aku nikah, bisa punya keluarga yang harmonis dan selalu bersyukur,,
    biar bisa romantis kaya mas agus n istrinya gtuh jalan b2 mengulang masa yang dulu . hoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. tak doakan semoga mendapat yang terbaik ya mbak.
      Wah itu romantis ya mbak,padahal itu ndeso lho mbak,hehe

      Delete
  14. kebahagiaan dalam keluarga bukan karena harta banyak atau rumah bagus , tapi kerukunan yg di jaga dalam keluarga menjadikan keluarga itu bahagiaa mas , makasih banyaakk bacaan nyaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. taman bacaan memang disini tempatnya

      Delete
    2. alhamdulillah..
      terima kasih jg sudah berkunjung :)

      Delete
  15. Bersyukur dangan nikmat yang telah ada, intinya ya gan ? Bahagia itu dari hati, syukur-syukur berlimpah materi itu yang diharapkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mas, materi adalah bonus dari bersyukur itu sendiri

      Delete
  16. Bahagi jika menatap wajah nya,dunia serasa milik sendiri bila melihat senyum d bibir nya,yang lain ngontrak.c70 pun seperti ninja 250 r

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya bahagia ada sobatku agus kompac dan agus bg sebagai partner dalam kebaikan begitu juga guru mas zach

      Delete
  17. Bukan nya ga betah berlama2 di sini,masih ada hal lain yang perlu di kerjakan.saya tinggal dulu, sobat&saudara q

    ReplyDelete
    Replies
    1. sana, pulangnya perlu dianter nggak?

      Delete
    2. nggak usah, la wong dateng tak di jemput

      Delete
    3. semoga aktivitas lancar ya sobatku agus kompac.
      doa ku menyertaimu

      Delete
  18. kebahagian setiap orang memang berbeda,,,
    menrutku keluarga bahagia itu tidak punya hutang,,tp apakah mungkin?...hee
    nice post mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nice post itu pak pos yang cakep ya??

      Delete
    2. alhamdulillah dibantu jawab oleh admin kw 1.
      haha
      betul mas kami memang punya i'tikad demikian , menghindari utang :)

      Delete
  19. iya betul mas harta banyak, istri banyak, kedudukan bukan menjadi keluarga menjadikan bahagia, tetapi bersukur dengan nikmat yang telah ada itu merupakan cerminan keluarga bahagia seperti keluarga mas agus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mamang Yono memang.. banyak deh

      Delete
    2. banyak pacarnya mas zac ehheheheh

      Delete
    3. mang yono memang selalu bahagia karena mang yono selalu bersyukur dan tidak neko2.
      buktinya masih melestarikan kebidayaan daerah sunda

      Delete
  20. budayakan KDRT pada istri!

    KENIKMATAN DALAM RUMAH TANGGA! :D

    hwahahaa.. ternyata semuanya baru tau kalo mbak nia ini istri mas agus... sayyaa mah sudah tau duluan :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbak uswah memang detektif conan, hehe
      tak kira kdrt kekerasan mbak , hehehe

      Delete
  21. hadir mas, maaf gak baca artikel gak punya cukup waktu nih.
    hadir hanya sekedar silaturrahim :)

    ReplyDelete
  22. Berkunjung dimalam hari Mas Agus, ya kalau saya selalu menanamkan rasa bersyukur kepada- Nya, atas nikmat dan rezeki yang kita terima. Jangan berlebih2an, hidup secara sederhana, dan bersedekah kepada orang yang kurang mampu. Intinya selalu bersyukur atas apa yang diberikan ke kita. Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah adem sekali mas, menambal tulisan saya,
      terima kasih mas

      Delete
  23. wah saya telat komen nih mas..maklum ada sedikit kesibukan dunia nyata...mungkin semua sudah menyimpulkan tentang keluarga bahagia..

    namun yg saya baru tau setelah baca komen mbak uswah..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ndak apa - apa telat juga...

      Mbak Uswah memang uhuyyy

      Delete
    2. hehehe..masih bisa nyusul UAS nya mas, maksud saya bisa Her apa tidak?kan apes kemarin UAS nya
      mang yono, terima kasih mang

      Delete
    3. ndak bisa her, ngulang taun depan kalau gagal..wkwkwkkkwkw:D

      Delete
    4. wah jadi nambah masa studinya mas, jangan sampe deh..

      Delete
  24. wkwkwkw.. enak 2, anaknya enggak diajak pacaran ...

    kalo anaknya tau enggak diajak ke mojokerto krna orang tuanya mau berduaan mungkin anaknya pasti g kn rela ditinggalin deh hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe kalau sudah besar mungkin tidak mau ditinggal mas, minta ikut

      Delete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh

Blog Archive