Home » » Rengel Banjir Lagi

Rengel Banjir Lagi

Rengel banjir lagi dalam rentan wakti 3 bulan belakangan ini. Setelah Januari 2013 banjir terakhir yang menggenangi kecamatan rengel kabupaten tuban. Desa Rengel sebuah desa yang masuk teritorial Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban Jawa Timur dengan wilayah utara pegunungan kapur dan wilayah selatan persawahan. Kecamatan Rengel termasuk wilayah yang dilewati oleh Bengawan Solo berbatasan dengan kecamatan kanor Bojonegoro.

rengel Banjir
Rengel Banjir
Banjir yang merenden desa rengel hasil luapan air dari sungai bengawan solo yang kelebihan volume air. Penyebabnya bisa karena curah hujan di daerah Ngawi, Madiun , Bojonegoro yang tinggi sehingga sungai bengawan solo meluap. Perlu diketahui bahwa hutan di daerah bojonegoro yaitu kecamatan margomulyo sudah mulai berkurang jumlah pohonnya. Daerah ini merupakan daerah pegunungan yang ditanami pohon jati, sepertinya sudah ada upaya reboisasi tapi umur pohon jati masih belum mampu meresap air hujan. Penyebab lain bisa jadi karena gelombang air laut yang ada di ujungpangkah gresik sedang tinggi, jadi air tidak mampu masuk kelaut yang merupakan muara dari sungai bengawan solo.

Sebenarnya desa rengel termasuk rumah ibu saya sangat jauh dari bengawan solo. Berhubung disebelah selatan persis rumah saya dilewati oleh sungai yang bersumber dari goa ngerong bermuara di sungai bengawan solo. Jadi sungai sebelah rumah ikut meluber akibat volume air dari bengawan solo. Rengel terendam banjir mulai hari minggu tanggal 7 april 2013. Berawal dari hujan deras beberapa jam, air dari gunung kapur pun turun dengan deras ke sungai. Setelah beberapa jam air menjadi tenang karena sungai bengawan tidak mampu menampung air. Banjir yang melanda desa rengel ini air tenang arusnya tidak deras karena hanya air luberan. Desa yang paling parah kena banjir adalah desa ngadirejo, desa kanor, desa karangtinoto, desa tambak. Desa tersebut jaraknya sangat dekat dengan bengawan solo. Banjir bahkan ada yang menenggelamkan rumah sampai kelihatan atap saja. Saya turut prihatin dan mendoakan agar banjir segera surut.

Banjir Rengel
ini foto rumah orang tua saya di rengel sebelum air masuk rumah
Tanggal 8 April air masuk dapur ibu dengan ukuran lutut orang dewasa tapi belum masuk ruang tengah dan ruang tamu. Dapur rumah ibu didesain lebih rendah dari ruang tengah dan ruang utama. Peralatan yang ada di dapur diamankan ke tempat yang lebih tinggi agar tidak kebanjiran. Saat banjir seperti ini saya berada di mojokerto karena memang saya sudah menetap disana. Adik saya dan kakak saya yang sudah menikah juga saling bahu membahu untuk mengamankan barang-barang. Malam harinya air mulai masuk ruang tengah dengan tinggi selutut orang dewasa sedangkan di pelataran rumah setinggi perut orang dewasa. Pagi hari saat ibu saya bangun dibawah tempat tidur sudah disambut oleh genangan air banjir. Alhamdulillah barang sudah diamankan sebelumnya.


Dalam kondisi seperti ini saya kepikiran keadaan ibu saya dan juga adik serta kakak saat kebanjiran. Banjir ini tidak asing lagi bagi saya karena sudah tahum 1990 sampai sekarang sudah pernah merasakan rumah kebanjiran, banyak pahitnya walau kadang pahit itu kami buat jadi manis. Semua memori tentang bahu membahu angkat barang, bapak saya, ibu, semua masih terekam saat rumah kebanjiran. Komunikasi dengan telepon terus saya lakukan untuk memastikan keadaan. Dan Alhamdulillah hari ini tanggal 11 april 2013 banjir sudah surut walaupun masih menggenangi dapur ibu saya.

nb : gambar yang saya cantumkan bukan hasil jepretan saya, itu hasil jepretan tetangga saya yang diunggah di facebook. Seperti inilah sebagian potret kehidupan di kecamatan rengel saat banjir melanda.


68 komentar:

  1. bantu doa nya ya, sobat ku biar cepet surut semuanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiiin. semoga cepet surut airnya dan tidak membawa bencana yg lebih parah lagi.

      Delete
    2. pasti..... semoga bajir segera berlalu, amin

      Delete
    3. pasti Mas, saya berdoa Insya Allah.

      Delete
    4. alhamdulillah sejuk (pinjam kata mas zach)
      kekuatan banyak doa insya Allah melangit

      Delete
    5. ammin..terima kasih mas agus kompac

      Delete
    6. saya salut kedua mas agus ini kompak.

      Delete
    7. klo lg ga kompak,Kadang2 bawa kampak hehe

      Delete
  2. benar ujian Allah selalu ada. namun Allah pasti mempersiapkan kita untuk bisa mengatasinya.
    semoga seluruh warga bisa mengatasi dampak banjir ini, dan segeralah bencana ini berlalu dari rengel, juga daerah yang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin... terima kasih mas zach.
      cobaan terberatnya bagi petani karena seluruh sawahnya gagal panen terendan banjir.
      semoga mendapat ganti rejeki yang lain

      Delete
    2. iya, pasti ada gantinya nanti
      itulah ujian, kadang kita belum tahu apa nanti kompensassi dari Tuhan.

      Delete
  3. semoga seluruh keluarga dilindungi Allah.. Amiin..

    ReplyDelete
  4. met siang sob. eh trnyata Admin nya orang tuban'y sob tngga dket dunk sob hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. lho mas ini dari brebes atau dari LA mania ?
      lamongan banjir juga yang daerah babat

      Delete
  5. pindah ke palembang aja mas, di sini aman, orangnya juga ganteng-ganteng =))

    ReplyDelete
  6. musim saat ini tidak menentu ya mas, padahal kalo menurut perhitungan sekarang itu sudah kemarau..di tempat saya saat ini juga sering turun hujan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Susah di prediksi y kang.cuaca seperti pertandingan bola hehe..

      Delete
    2. iya mas susah di prediksi, semua di bolak balik gak bisa diprediksi secara pasti

      Delete
    3. cuma komentatornya beda lagi

      Delete
  7. Sebenar nya saya merasakan susah dan duka nya hidup di daerah yang kena banjir.2tahun tinggal di daerah Baleendah-Bandung.Akhirnya memutuskan pindah ke Bojongsoang.Alhamdulillah sekarang bisa hidup tenang.hanya saja jika Terjadi banjir pasti ada pemadaman listrik dan jalan jadi macet.masih ada efek karena rumah saya berdekatan dengan tempat banjir tsb.Sampai sekarang masih belum ada solusi dari pihak Terkait.Mungkin karena masalah dana yang selalu tikararait dan pabeulit

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti masalahnya dana ya mas,
      tapi tetep enak tinggal di kampung halaman dari pada pindah, hehe

      Delete
    2. memang enak kalo udah menetap di kampung halaman
      bener banget mas agus

      Delete
    3. betul tetep pertahankan kampung halaman, walaupun banjir datang

      Delete
  8. pindah Ke Jakarta aja mas .... heheheh disini malah tambah parah hohohho

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe, ke jakarta aku kan tidak kembali....hi hi hiiiiiiiiiiiiii...

      Delete
    2. ha ha ...itu lagu nya koes plus bukan min

      Delete
  9. moga cepet surut ya mas..banjir nya :)

    ReplyDelete
  10. wah musim hujan blom reda, mesti waspada sob, palagi yg dipinggiran sungai dan bermuara di bngawan solo..
    moga lkas surut sob

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, ini sudah berangsur surut kabarnya,
      amiin
      terima kasih doanya

      Delete
  11. semoga cepet surut deh mas banjir nya itu , kasihan asti aktivitas nya terganggu krena banjir ..

    ReplyDelete
  12. semoga cepat mereda ya sob,
    maaf linknya telat masangnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin terima kasih atas doanya
      iya mas yang penting terpasang

      Delete
  13. wahh udah mulai musim lagi ya..

    semoga cepat surut dan diberi ketabahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin, terima kasih miz tia
      iya musim hujan yang tidak menentu

      Delete
  14. Ini nih Mas Agus, pulang kerja di Tanjung Mas juga banjir karena air hujan dan rob ( air pasang laut yang naik kedaratan).

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas kata temenku di tanjung mas sering kena rob, tingginya selutut orang dewasa

      Delete
  15. semoga banjirnya cepat surut, dan penyebab banjirnya bisa ditemukan untuk mendapatkan solusi cara mengatasi banjirnya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin...alhamdulillah kang hari banjirnya hari ini 12 april 2013 sudah surut tinggal bersih2 rumah.
      untuk solusi sepertinya sangat sulit, mengingat bukit2 banyak yang gundul karena hutan jatinya di tebangi

      Delete
  16. ternyata banyak yang kena banjir ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas satu kecamatan rengel 10 desa yang kena, menurut info sih sekitar 1000 rumah yang kena banjir

      Delete
  17. turut prihatin kang,setelah datangnya hujan banyak sekali daerah yang terendam banjir.mudah2an cobaan ini cepat selesai ya kang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin..
      dan alhamdulillah berkat doa mas zigzoor dan sobatku semua banjir sudah surut kembali

      Delete
  18. sebagai tetangga, marilah saling memfollow :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh :) ini adminya aku kenal apa tidak ya ?

      Delete
  19. moga aja cepet surut mas banjirnya... kasian yg jadi korban banjir. apalagi para petani yg udah masuk masa panen

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin, terima kasih mas doanya.
      iya petaninya seperti dikerjai lagi oleh banjir karena januari kemarin juga terendam sawahnya

      Delete
  20. Semoga kita bisa lebih peduli lagi terhadap lingkungan karena sebagian besar penyebab banjir adalah ulah manusia sendiri yang merusak alam atau pun tiak menjaganya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas karena kita tidak peduli pada alam, dan alam pun memberi hadiah banjir

      Delete
  21. Wah, sabar ya Maz, hehehe semoga airnya sepet surut.

    Maaf maz baru bisa berkunjung lagi !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiin. terima kasih doanya mas.
      dan terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  22. Alhamdulillah hari ini jum'at tanggal 12 april 2013 banjir sudah surut, terima kasih atas doa dari sobat-sobat semua , semoga dibalas oleh Allah dengan limpahan rizky dan kesehatan.

    ReplyDelete
  23. Semoga banjir yang terjadi tidak menimbulkan kerusakan parah

    ACT.ID

    ReplyDelete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh

Blog Archive