Home » , » Bentuk Perhatian Orang Tua

Bentuk Perhatian Orang Tua

Bentuk Perhatian Orang Tua

Bentuk perhatian orang tua terhadap anak itu bermacam-macam caranya. Ada yang halus, lemah lembut dan ada yang kasar seperti membentak atau dengan kekerasan fisik. Sejak dari kecil saya sudah terbiasa dengan berbagai macam bentuk perhatian orang tua saya, baik bapak dan ibu saya.
Waktu kecil saya sering main dengan sebaya sampai lupa waktu makan siang, bapak dan ibu langsung mencari saya ditempat biasanya saya bermain kemudian memaksa saya untuk pulang. Sebenarnya malu juga dengan teman-teman karena teman yang lain tidak pernah di paksa pulang oleh orang tuanya saat bermain.
Setelah saya menjadi orang tua, ternyata langkah beliau ini memang luar biasa dalam memberikan kasih sayang kepada anaknya. Masih sempat dan meluangkan waktu untuk memberi kasih sayang dengan mengingatkan waktu makan dan waktu istirahat.

perhatian orang tua

Yang paling menggelitik bagi saya, ketika saya pulang ke Tuban (rumah orang tua) ketika saya mengetuk pintu dan bertemu ibu saya. "kowe kok tambah ireng le" (kamu kok tambah hitam,nak) spontan saya tertawa, kok masih sempatnya memberi perhatian kepada anaknya yang sudah berkeluarga. Itulah ibu, sampai kapanpun anaknya tetap di perhatikan dan diperlakukan layaknya anak kecil. Ibu memang luar biasa. Ya sudah memang saya sudah mendeklarasikan diri dalam golongan hitam, begitulah. Bentuk Perhatian orang tua kepada anaknya walaupun kecil sungguh melegakan.

97 komentar:

  1. kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa
    hanya memberi, tak harap kembali
    bagai sang surya menyinari dunia
    kok jadi nyanyi ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyanyian itu cukup membuat saya meneteskan air mata mas, tak kuasa mendengarkannya

      Delete
    2. jadi siapa yang melihat dan membaca dongggg?

      Delete
    3. saya gak tega sama hayyu nya...

      Delete
    4. Wadduh! karena saya datangnya telat, kasih tahu donk hasil akhirnya..

      Delete
    5. mang yono jadi tim sukses aja deh, hehe

      hehe...mas jiwa kebapakan mas pay muncul

      bu yani terima hasil enaknya aaja, padahal kita-kita susah contekannya, hehehe

      Delete
  2. ya seperti pepatah ya mas, kasih ibu itu sepanjang jalan...sampai kapanpun akan perhatian sama anaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada nggak yang kasihnya hanya sepanjang tower?

      Delete
    2. kasih sayang anak sepanjang jengkalan tangan mas.

      kalau tower kurang panjang mas, sepanjang pipa gas pertamina aja deh

      Delete
    3. mungkin sepanjang towel towel...

      Delete
    4. Maaf bapak-bapak.. kalau boleh ibuk tambahin, kasih anak sepanjang ingatan, kasih ibu sepanjang umur dibadan.
      Pertanyaan: Kasih siapa yang nggak sampai ??
      Jawaban: Kasih In saja!

      Delete
    5. mas pay suka di towal towel ya? hehe

      nah ibu yani ini juara banget lho, pasti sudah berpengalaman deh.
      saya boleh jawab gak ? kasih kucing saja deh..hehe

      Delete
  3. tapi tambah gagah to Bu, begitu kan jawab Mas Agus kepada ibunda.
    Titip salam buat ibu ya Mas, semoga sehat selalu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tambah gagah dan pemberani lho mas, berani menerjang badai kehidupan. hehehe
      insya Allah saya sampaikan dari sahabat blogger saya yang dari cilebut, hehehe

      Delete
    2. tambah ireng, pertanda rejeki makin bertambah soale sregep nyambut gawe yo sregeb ibadah. Bukan hanya ibadah malam jumatan saja,tapi ibadah secara komplit

      Delete
    3. item itu macho dan kuat angkat-angakt buk, hehehe

      hehehe pak ies ini tau saja, ibadahnya jelas komplit dong pak, masak cuma itu-itu aja sih.

      Delete
    4. tambah item soalnya pake kaca mata item...

      Delete
  4. Replies
    1. di bilang masuk golongan hitam je mas, hehe

      Delete
    2. hitam-hitam banyak yg ngantri (gerbong kereta api)

      Delete
    3. hehehe..gerbong habis ekan asap kereta api, sudah lusuh tak enak di pandang mata

      Delete
  5. subhanallah.... anaknya sdh besar ya, mas
    benar banget.....kasih sayang orang tua tak berujung, tak berbatas

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah bu sukma, sudah 14 bulan dan semoga kasih sayang ke anak saya tak terbatas juga

      Delete
    2. wayahe andum berkat podo tumakninah

      Delete
  6. kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah---ungkapan yang betul-betul tak bisa ditampik oleh siapapun...

    Hayyu...sudah bisa apa Nduk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. manggil Nduk-nya ke Mas Agus?
      ehh..

      Delete
    2. masih mendingan galah mbak, sak jengkal tangan itu mungkin, hehe

      manggil nduk nya ke hayyu dong mas, hayyu lagi trantanan mbak , mas, umur 14 bulang belum berani jalan, masih ragu, perkembangannya duluan berbicaranya.

      Delete
  7. semoga rahmat dan berkah slalu tercurah bagi orang tua kita ya mas...kalau WS rasanya sudah tidak bisa lagi mengungkap dengan kata-kata, pokonya ibu kita...ahhh rasanya tak ada kata2 lagi yg bisa mengkiaskan kebaikan, perhatian, kemuliaan dll ttg beliau..

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mas WS, tak amiini aja doanya.
      amiin
      kayak mbak maya

      Delete
    2. ...terima kasih nak...
      aku seorang ibuk meneteskan air mata. semoga Allah mengabulkan doa sahabat.

      Delete
    3. amiin..seorang ibu pasti mengerti keadaan anaknya

      Delete
  8. Kasihhh ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa....
    Hanya memberi tak harap kembali,
    bagai sang surya menyinari dunia....

    hanya sekedar menyambung dari ceritanya mas agus nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe..pokoknya begitulah mas, tidak bisa dibalas dengan apapun

      Delete
  9. Pulang terakhir, Emak ngomong "Awakmu kok tambah gendhut to le ..."

    ReplyDelete
    Replies
    1. hhh bisa jadi malah busung laperrr, hadeuuh kebalikannya dong

      Delete
    2. hehehe...gendut atau kurus tetep bilang alhamdulillah mak, hehehe
      dari pada yang di tulis pak ies pengen gendut tapi ewuh pakewuh, hehe

      Delete
  10. Anak yang merasa terabaikan nantinya jadi bermasalah

    ReplyDelete
    Replies
    1. kira-kira begitu bu ika, teman sebaya yang diabaikan berbeda cara bersikapnya di kemudian hari, betul itu bu.

      boleh juga deh mbak maya memperhatikan buah hatinya, hehehe

      Delete
  11. kasih beta kepada ibu juga tak terhingga sepanjang masa mas :)

    ReplyDelete
  12. kasih ibu sampai tak kan pernah habisnya...
    biar item yg penting manis ya pak...hehheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. manis, kaosnya batik gedog khas tuban...hehehe dagangan saya

      Delete
    2. masalahnya saya item tapi tidak manis je bu, sepet kata e, hehe

      hehehe mbak khusna bisnisman sejati, batik gedog kerek tuban, motifnya unik

      Delete
  13. Replies
    1. alhamdulillah mas, cewek soalnya , hehe

      Delete
  14. Yang namanya perhatian itu selalu dibutuhkan bagi setiap makhluk hidup ya Kang, paalagi kita sebagai manusia, dan hubungan orang tua kepada anaknya merupakan hubungan separuh jiwa.

    Salam wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. separuh nafas separuh jiwa dan separuh lainnya, hehe

      Delete
  15. orang tua sejati memang senantiasa mencurahkan kasih sayang sepenuhnya kepada anak-anaknya...salam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali kang har, nantinya curahan perhatian dan kasih sayang akan saya berikan ful kepada anak saya

      Delete
  16. kesetingan gantungan di KA jdi itam deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu point banget mbak, kena asapanya kereta sih

      Delete
  17. kalau ngomongin perhatian.. hmm wajib deh hukumnya.. mau kaya mau miskin. yang namanya anak itu sangat sangat butuh perhatian dari orang tuanya pak.. di jamin 100% deh hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. dijamin masuk sorga gitu maksudnya mas ? hehe

      Delete
  18. benar sekali mas saya setuju dengan ini semua, memang orang tua kita selalu memberikan perhatian dengan caranya masing masing dan itu merupakan salah satu pembinaan dan juga bentuk kasih sayang yg diperlihatkan kepada kita sbg anak. yang jelas kita tetap harus paham sebab tidak ada orang tua yg jahat walaupun sekilas terlihat dalam lahirnya, semoga juga akan menjadi pengalam dalam proses kehidupan
    terima kasih sudah berbagi dan salam sukses selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. tanggapan yang menarik dari pak PP, tentunya beliau sangat berpengalaman dalam hal mendidik anak-anak beliau.

      Delete
  19. ngomongin soal kasih sayang ibu ga pernah ada habisnya ya mas,selagi ibu kita msh ada jgn sia2kan kesempatan untuk berbakti dan berbuat baik kepadanya,karena disanalah surga kita berada.

    trimakasih mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mas, jangan menyakiti hati beliau terlebih lagi sampai terbebani

      Delete
  20. Bohong ah, tuh buktinya di foto masih putih...

    ReplyDelete
  21. wah anaknya dah besar mas... unyu - unyu lagi...
    kata pak ustadz surga itu ada di telapak kaki Ibu,,,


    hitam hitam dodol garut...meski hitam senyumnya manis .... co cweet ... hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe..mamang ini bisa aja, saya kan asem mang gak ada manise,
      sudah 14 bulan mang, belajar jalan sendiri

      Delete
  22. ada pepatah , kasih sayang ibu sepanjang jaman, sedang sayangnya anak hanya sepotong jalan, barang kali pepatah itu memang sketsa hidup yang hakiki ya mas, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali pak, sangat sulit untuk menjadi sepanjang jalan tersebut, yang ada hanya sepotong jalan

      Delete
  23. nyerah klo komen tentang ibu...(yang tidak bisa di ungkapkan dalam komen di sini..)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehee... anda adalah anak dari seorang ibu yang humoris.

      Delete
    2. humoris dan paling laris dagangannya, hehe

      Delete
  24. Hadeuh...ngebahas Ibu, jadi pengen pulkam lagi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dekat jaraknya, langsung pulang aja mas, hehe

      Delete
  25. Semoga menjadi bapak yang diidolakan putra pertamanya dan menjadi contoh yang melekat pada anak hingga akhir hayat.
    Aamiin.

    ReplyDelete
  26. Itulah kasih seorang ibu, dan kita sebagai anak harus juga mengasihi orang tua yang sudah membesarkan kita dengan susah payah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti juga menurun ke saya dan istri lho mas, harus memberi kasih sayang kepada anak saya

      Delete
  27. emang sob, kasih sayang gk ada matinya, walaupun kita udah gede. Aku aja yg udah dewasa kyak gini, terkadang masih dimanjain. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih ditete'in gak mas ...????

      Delete
    2. betul mas hernawan, sepanjang masa deh pokoknya
      hehe di suapin juga pastinya

      Delete
  28. kasih ibu sepanjang masa Pak.., tp kasih anak sepanjang galah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kasih anak sejengkal tangan aja mas, jadi terharu

      Delete
  29. sayang anak..sayang anak..sayang anak..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang sayang anak silakan membelikan mainan, yang sayang istri silakan membelikan baju baru, hehe

      Delete
  30. terharu mas :'( itu lah orangtua, mungkin terlihat kasar bagi kita kita ketika masih kecil, tapi dibalik itu semua ada perhatian yang sangat besar dari orangtua kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk sekarang, bentindak kasar itu melanggar ham, padahal itu bentuk pendidikan pada anak, kalau anak berani sama orang tua ham tidak tanggung jawab, huh...

      Delete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh