Home » » Waktu Berjalan Cepat

Waktu Berjalan Cepat

Tulisan Waktu berjalan cepat ini lanjutan dari cerita karyawan ndablek dimana saat itu saya beserta rekan kerja diajak makan atasan selepas acara training pengenalan sistem kerja. Singkat cerita diacara makan-makan tersebut berakhir dengan cap karyawan ndablek.

Kami datang ke rumah makan sebelah tempat kerja sekitar pukul 13.30 dan kami belum sholat dhuhur. Pikir saya dan mungkin rekan kerja saya sama, ah masih ada waktu 30 menit paling lama satu jam untuk ikut makan dengan atasan. Pikiran saya hanya sederhana, pesan makanan kemudian makan dan selesai langsung kembali ke tempat kerja. Tidak membutuhkan waktu yang lama, karena kebiasaan makan saya yang tidak lebih dari 20 menit.

Ternyata setelah masuk di tempat makan yang dituju, atasan memesan aneka jenis makanan dan minuman. Bisa di katakan satu orang disajikan 3 menu masakan dengan jenis minuman yang berbeda pula. Ditambah lagi, masakan yang akan disajikan harus menunggu matang terlebih dahulu. Berbeda dengan sajian masakan yang ada di warung yang sudah siap saji, pesan lalu makan. Tiga Puluh menit yang berarti sudah jam 14.00 makanan belum disajikan atau belum matang. Saya agak resah karena belum melaksanakan sholat dhuhur.

Setelah makanan disajikan dan kami semua menyantapnya ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 14.30. Rasanya waktu berjalan begitu cepat dengan perbuatan yang sia-sia sama sekali. Sia-sia karena saya belum ngeblog sama sekali hari itu juga karena tidak ada perbuatan yang mengandung manfaat. Selesai makan kami langsung buru-buru melaksanakan sholat dhuhur dan selepas sholat duhur sekalian menunggu adzan ashar. Tidak ada lima menit terdengar adzan ashar dan kami melanjutkan sholat ashar. Layaknya pertandingan sepak bola, sholat dhuhur kami itu masuk waktu injuri time.


0 komentar:

Post a Comment

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh