Home » » Pengalaman Menggunakan Gl Pro Series

Pengalaman Menggunakan Gl Pro Series

Pengalaman menggunakan Gl Pro Series yang pernah saya alami tentang suka duka mengendarainya. Beberapa pengalaman dengan gl pro series sudah pernah saya sajikan dan tentu saja saya lebih senang menceritakan duka nya dari pada sukanya.

Motor gl pro series ini saya bawa dari Tuban menuju Jember untuk memudahkan dalam bimbingan skripshit. Maksudnya agar lebih mudah menjangkau beberapa tempat dengan cepat dan mudah. Saat membawa gl pro ke kota Jember yang merupakan pengalaman petama perjalanan jauh dengan motor, saya membawa serta adik saya sebagai mekanik untuk berjaga-jaga apabila ada trobel di jalan. Beberapa peralatan kunci-kunci wajib dibawa, begitu juga dengan ban dalam untuk jaga-jaga. Dan singkatnya, sampai kota jember dengan selamat tanpa trobel apapun walau waktu tempuhnya cukup lama, karena sering berhenti untuk istirahat, sebenarnya sih adik saya tidak betah kalau tidak merokok.
Saat saya gunakan (di Jember) motor ini seringnya ganti busi beberapa kali, bisa di hitung tiap bulan ganti busi. Keadaan ini sangat tidak menguntungkan, mengingat kondisi keungan yang masih mengandalkan kiriman orang tua. Entah apa penyebabnya, busi selalu minta ganti. Saya serahkan kepada sang mekanik "langganan" dan beliau pun tidak tau penyebabnya. Karburator gl pro series sering "banjir" sehingga dalam keadaan genting sulit untuk menyalakan motor.

Pernah suatu ketika, saya bermaksud menolong teman (perempuan) yang ada keperluan penting. Sebelumnya saya selalu jalan kaki dan saya merasakan sekali perasaan pejalan kaki, sehingga rasa ingin menolong itu selalu muncul. Di depan kos teman tersebut, motor gl pro series mendadak tidak bisa di hidupkan. Entahlah penyebabnya apa saya sendiri kurang tau, hingga 30 menitan saya coba selah staternya sampai keringetan. Dan hasilnya motor belum bisa menyala. Sedangkan wajah teman saya sudah seperti tidak mengharap bantuan dari saya. Saya coba masukkan gigi 3 dan saya dorong tidak menghasilkan apapun. Akhirnya setelah keringat bercucuran, motor gl pro mungkin mengerti perasaan saya, saya selah sedikit saja langsung bunyi dan kami melaju ke tujuan. Masalahnya, saat mau balik ke kos teman saya, motor juga sempat trobel lagi. Kali ini 10 menit sudah bisa dihidupkan kembali. Walaupun demikian, butuh perjuangan ekstra untuk menghidupkan motor gl pro series yang pengapiannya masih menggunakan sistema AC. Motor sulit di hidupkan juga saya alami tiap pagi, harus keringetan terlebih dahulu agar motor bisa menyala. Akibatnya kaki terasa linu dan agak sakit jika keadaan ini saya alami terus menerus. Salah satu pengalaman menggunakan gl pro series yang saya alami yaitu sulit menyelahnya, apa mungkin ini yang dinamakan olah raga otomotif ya?.


1 komentar:

  1. Selamat pagi mas,gl pro black saya pengn pakai RRA tiger. Apa yg perlu disesuaikan ya?atau tinggal pnp aja.
    Trims

    ReplyDelete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh