Home » » Insiden Pelemparan Batu Ke KA Rapih Dhoho

Insiden Pelemparan Batu Ke KA Rapih Dhoho

Kereta Api Rapih Dhoho dengan jadwal keberangkatan Hari Senin, 17 Februari 2014 dari Surabaya Gubeng pada pukul 16.45 mengalami keterlambatan 2 jam. Hal ini disebabkan oleh rombongan kereta api Presiden RI yang mengunjungi Kota Kediri. Rombongan Kereta Api Kepresidenan atau di sebut KLB (kereta luar biasa) RI 1 melanjutkan perjalanan menuju Malang via Blitar setelah menurunkan rombongan Presiden di Kediri. Pengamanan yang ketat menjadi pemicu keterlambatan beberapa kereta api unggulan dan kereta api lokal.

KA Rapih Dhoho dengan nomor kereta KA 359 ditarik dengan lokomotif CC 203 01 07 yang seharusnya berangkat pada pukul 16.45 harus menunggu rangkaian lokomotif dari kediri yang terkena "hambatan" tadi. Rangkaian untuk KA 359 baru masuk stasiun gubeng pada pukul 18.15 WIB. KA Rapih Dhoho siap di jalankan kembali dari Stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 18.50 WIB.

CC 203 37

Di Stasiun Wonokromo, kereta api rapih dhoho berhenti di jalur 3 untuk di susul Kereta Api Turangga Jurusan Surabaya Gubeng - Bandung. Kemudian melanjutkan perjalanan kembali menuju Stasiun Sepanjang. Di tengah-tengah perjalanan, antara petak Wonokromo - Sepanjang tepatnya di kelurahan pagesangan selepas masjid Al Akbar Surabaya, KA Rapih Dhoho dilempar batu oleh orang tak dikenal.  Dalam kondisi gelap dan hujan gerimis masih ada orang "iseng" yang melempar kereta dengan batu sekepal tangan orang dewasa.

pelemparan batu ke kereta api

insiden pelemparan batu ke kereta api

Akibat lemparan batu tersebut, kaca jendela KA Rapih Dhoho pecah dan batu tersebut mengenai kepala penumpang perempuan kemudian mental mengenai kepala penumpang laki-laki disampingnya. Security di dalam kereta menghampiri tempat kejadian akan tetapi kereta api tetap melanjutkan perjalanan. Tidak ada korban jiwa maupun luka yang serius atas insiden pelemparan batu ke KA Rapih Dhoho. Hanya luka memar yang sudah di tangani oleh krew KA Rapih Dhoho. Tim Teknik Kereta langsung membenahi untuk sementara jendela kaca yang pecah.

Pelamparan Batu ke Kereta sangat di sayangkan, karena merupakan bentuk intimadasi dan sabotase terhadap aset negara. Tentunya mengganggu kepentingan umum dan pelaku bisa terkena pidana.

57 komentar:

  1. wah walaupun sekepal kalo yang namanya batu bahaya juga tuh mas, mending lempar pake roti hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau roti itu pas banget, kereta telat = kelaparan.
      hehe

      Delete
    2. Kalau saya pas ada di saat kereta dilempar, buru buru ambil perisai PANCI ukuran besar dan tebal untuk menangkis lemparan batu. Sambil sesekali melancarkan lemparan balasan

      Delete
    3. Sayang batu yah Mas Agus yang di lemparnya, Coba aja kalau Klepon atau Gethuk, pasti saya Mau deh hhh :D

      Delete
    4. dilempar pake duit segebok aja mas...
      meski sakit, tapi bahagia...

      Delete
    5. kalo dilempar pake duit kertas mah g masalah mba Ocha, yang masalah kan kalo pake duit koin segepok hahahha

      Delete
    6. segepok koin juga ga papah sinih leparnya lan pelan saja

      Delete
  2. Dari dulu masih saja ada orang iseng yang seperti itu ya ? dulu aku juga sempat mengalaminya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. padahal kereta punya jalur sendiri y mas.

      Delete
    2. nah itu... mungkin baru pulang umroh, suasana lempar jumroh masih terasa....

      Delete
    3. mengalami melemparkan batu ke kaca kereta gituh maksudnya..

      Delete
    4. masih fresh semgnaat lempar jumrohnya, emang kita yang ada di kereta ini setan apa mas pay? hehehe
      maksudnya pelemparan kang mus

      Delete
  3. hmm.. yang ngelempar gak punya otak kali ya mas..hehe
    ngrusak fasilitas aja..
    moga dapet balasannya dr yang diatas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang yang Keretanya terus melaju jadi ya yang di atas kereta tidak sempat membalasnya

      Delete
    2. hari ini kemungkinan di usut dan diselidiki mas, semoga saja ketemu pelakunya

      Delete
  4. tu namanya lempar batu sembunyi tangan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. berarti batunya di lempar, tangannya disembunyikan yah ?

      Delete
  5. mungkin juga cari sensasi mas...ya namanya sekarang

    ReplyDelete
  6. maklum aja mas, mungkin dia pengen naik kereta, tapi kehabisan tiket, jadinya emosian tuh yang ngelemparin tu

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa juga begitu ya...semoga saja cepat sadar

      Delete
  7. Tidak ada korban luka serius hanya dua korban benjol di kepala. Kate loh ga serius bagi korban Sakit buangget Tauh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. h-haa... bg reporternya lumrah, kang...

      Delete
    2. kok yo jeli temen tho yo yoo...
      haha

      Delete
    3. Kalau batunya diganti sama klepon, malah nanti pada mangap mulutnya

      Delete
    4. paling mas Mus salah seorang korban..

      Delete
  8. Jek usum aja gaya kyk gitu... paling yg pernah ketinggalan kereta trus diputus sm pacarnya kali ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk...dugaan yang terlalu bisa dipertanggungjawabkan :D

      Delete
    2. utang kantin atau kas bon kantor ki?

      Delete
  9. wah, manusia kok ya macam2 begini :(

    ReplyDelete
  10. Semoga yg nlempar batu kesandung batu :)

    ReplyDelete
  11. Masi ada saja ya orang orang yang tidak bertanggung jawab. Sungguh terlalu :)

    ReplyDelete
  12. selalu ada orang yang tak senang ya, hmmm oknum tuh

    ReplyDelete
  13. Masih ada aja ya yang iseng membuat orang celaka

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya tujuannya cuma mau mecahin kaca... perkara kena org ya salahnya orgnya kok dibelakang kaca...

      #setip ae

      Delete
  14. untung tidak berakibat fatal bagi penumpang...

    ReplyDelete
  15. Tindakan seperti itu terkadang tidak bisa di kontrol dan
    Di kaji secara damai, mungkin emosi yang meluap hingga
    Menyulut, tindakan anarki sungguh kasihan yang tak berdosa
    Mas Agus, bagus nih artikelnya, bisa jadi renungan kita semua

    ReplyDelete
  16. Semoga yang melempar bisa lebih sadar atas tindakan yang dilakukannya ya mas.

    ReplyDelete
  17. kok masih ada ya mas Agus orang yang seperti itu, berani kok di belakang, ya kalau memang jantan langsung aja temui pihak KAI, jangan beraninya cuma main lempar dan membuat celaka orang lain

    ReplyDelete
  18. walah, kok ya iseng gitu sih, dapetnya apa coba ..?

    ReplyDelete
  19. Sungguh terlalu tuh bocah...yang ada malah merugikan banyak pihak ya :)

    ReplyDelete
  20. dasar manusia tidak bertangjawab tuh,dia nggak berfikir,bagaimana kalau dia yang kena lemparan batu itu,sungguh terlalu,,,,,

    ReplyDelete
  21. Kenapa berani waktu malam hari ya melempar batunya ? kalau berani lempar batu tuh dari depan lokomotif. Itu baru namanya jagoan. :D

    Salam

    ReplyDelete
  22. Parah anak muda jaman sekarang melempar batu sembarangan tanpa memikirkan timpal balik

    ReplyDelete
  23. iseng banget tuh, saya juga pernah kena lemparan batu KA yg ke b.wangi...

    klo lempar mangga kan lumayan :)

    ReplyDelete
  24. Kurang kerjaan aja, hari gini masih aja lempar2.
    Ga mikir apa itu pake duit nanti benerinnya & itu kan transportasi umum, kalo rusak yg rugi yah yg pake juga

    ReplyDelete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh