Home » , » Naik Kereta Api KRD Bojonegoro

Naik Kereta Api KRD Bojonegoro

Melanjutkan cerita tentang mudik ke kampung saya, Rengel-Tuban yang menjadi bagian akhir tulisan ini. Setelah berjuang dalam perjalanan menggunakan bis sinar mandiri mulia dimana anak saya Hayyu muntah dan rewel, tiba di rumah mbah uti nya langsung bermain dengan lodhong tempat kue yang berisi kue gapit. ALhamdulillah Hayyu ceria kembali dan tidak ada tanda-tanda masuk angin, rewel saat dalam bus kini berganti ceria dengan mengajak berbicara khas bayi. Mbah nya juga seneng karena tidak terjadi apa-apa pada cucu keduanya yang menjadi cucu perempuan pertama. Kami hanya bisa berkunjung dua hari satu malam karena senin sudah harus masuk kerja.

Minggu pagi ibu kedatangan tamu dari adik beliau yang tinggal jauh dari tempat tinggal ibu. Sekalian hayyu biar kenal sama mbahnya yang lain. Adiknya ibu yang berjumlah 3 orang sudah hadir di rumah, hayyu salim satu per satu dengan beliau tanpa canggung sama sekali. Saya dan keluarga melanjutkan silaturohim ke rumah uyutnya hayyu di kecamatan sebelah, berjarak 15 km dari rumah sekalian pamit balik ke mojokerto. Setelah bertemu dengan uyutnya hayyu beserta adik-adik bapak, pukul 13.00 WIB kami melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Babat menunggu kereta api KRD Bojonegoro yang akan kami tumpangi menuju surabaya. Jadwal KRD Bojonegoro di stasiun Babat berangkat pukul 14.00 WIB dan saya punya sisa waktu satu jam menuju stasiun. Dengan mengendarai dua motor Gl Pro, pukul 13.45 WIB kami sudah sampai di stasiun Babat. Menunggu sebentar di ruang tunggu, kereta pun datang tepat waktu kemudian langsung berangkat menuju surabaya.

Kereta Api KRD Bojonegoro sama persis dengan kereta api Rapih Dhoho atau KRD kertosono dengan membawa 7 rangkaian gerbong ekonomi AC, lima gerbong dengan nomor tempat duduk dua gerbong kereta aling-aling dan kereta luar dinas. Saya menaruh barang bawaan yang bertambah banyak (karena ditambahi oleh ibu saya ) dan alhamdulillah didalam kereta sangat longgar dan nyaman. Hayyu sepertinya senang naik kereta api, terbukit dalam perjalanan 1,5 jam Babat-Suarabaya minta gendong saya untuk jalan-jalan di dalam gerbong kereta api. Hayyu riang sekali, dengan ngomong yang saya sendiri belum paham minta kesana-kesini yang membuat saya senang karena anak saya menikmati perjalanan ini. Kami sampai di Stasiun Pasar Turi pukul 15.46 WIB terhitung tepat waktu, kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju stasiun Surabaya Kota (semut) dengan naik angkot untuk naik kereta api Rapih Dhoho dengan jadwal keberangkatan pukul 16.35 WIB menuju Mojokerto. Di dalam kereta api Rapih Dhoho, hayyu juga belum mau tidur, masih dengan minta jalan-jalan di dalam gerbong, sungguh riang gembira sekali. Saya dan istri jika bepergian berdua sudah pasti capek, berhubung ada hayyu yang riang dalam kereta capek tersebut tidak terasa sama sekali. Kami sampai di stasiun Mojokerto pukul 18.00 WIB setelah turun dari kereta, hayyu seperti tidak rela untuk turun sambil pandangannya sayu ke arah kereta. Sambil melambaikan tangan ke arah masinis kami berlalu menuju kearah parkiran motor.

Perjalanan pulang atau balik ke mojokerto yang indah, istilah kerennya perjalanan kami happy ending. Alhamdulillah sampai rumah mojokerto dengan selamat, Hayyu pun disambut seribu kangen dari mbah uti dan mbah kung di mojokerto sambil di gendong di halaman rumah.

75 komentar:

  1. wahhhh selamat sampai tujuan yah Cak,,,syukurlah selamat beristirahat dulu cak,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah kang dede, lega rasanya nih...

      Delete
    2. luwih lego eneh dibarengi pak Slamet

      Delete
    3. pak slamet dan bu slamet tentunya

      Delete
    4. Pak Slamet dan Bu Slamet lagi ke sawah, untuk sementara Bumi yang mewakilinya.

      Delete
    5. baru tau, rupanya mas dj nih tetanggaan sama pak agus ya...

      Delete
    6. yang penting udah sampai rumah dengan pak selamet...

      Delete
    7. kang pak ies : alhamdulillah pak slamet lagi jualan tempe , hehe laris lho.
      mang yono : bu slametnya jualan laos tumbar miri jahe..hehe

      kang DJ : mas bumi anaknya ya, hehe
      mbak khusna : tetangga jauh tepatnya mbak, tetangga blog dong mbak.

      mas eka : alhamdulillah di suguhi emping melinjo, hehe

      Delete
  2. Alhamdulillah pulang dengan selamat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas nandar, terima kasih atas doa dan dukungannya

      Delete
  3. sayapun lebih seneng naik sepur daripada naik bis, ndak gampang munek munek. Kadang ke Malang kalo pas sendirian aku yo naik penataran, cumak limang ewu plus sak mereme tekan enggon hhh
    sugeng riyadin nggih Cak Gus

    ReplyDelete
    Replies
    1. lha Pak Pakies ternyata mabukan juga to, sama kayak kami...sukanya naik sepur daripada bus...sepur nggak ada gronjal-gronjal dan rem mendadaknya, apalagi ngepotnya...

      Delete
    2. enak lagi kalo sepur klutuk, sewaktu waktu lompat masih bisa hehehe

      Delete
    3. saya seneng naik kereta karena murah meriah dan betul kata kang pak ies bonus ngorok dan ngelindur, hehe
      sepur jalannya stabil, kalau pun ngerem tidak mendadak berhenti karena tidak pakai cakram sih..hehe

      Delete
    4. enak lagi kalo naik liane...

      Delete
    5. naik nggone dewe dewe lah jangan liyane

      Delete
  4. Alhamdulillah selamat ya mas,... ditunggu oleh - olehnya mas.

    jadi mas agus masih liburan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih nyantae aja kok mang, nih nonton tipi sambil makan kripik :) enak thoo..

      Delete
    2. oleh-olehnya ada beras, minyak goreng, bawang merah , bawang putih, cabe, kunir, miri, jahe , laos, empon-empon, hehe mau mang ?
      lho kok tau kalau saya suka keripik, jyan admin KW 1 ini tau aja, saya suka ubi rebus juga lho, sukun rebus, jagung rebus, enak tenan

      Delete
    3. kalo sukanya ubi panggang, ke mang lembu aja om..

      Delete
    4. sampian iki jangan mengen-mengeni saya mas, lha sampian sudah dapt ubi plus tanda tangannya juragane ubi je

      Delete
    5. Tar om tunggu kisah selanjutnya

      Delete
  5. msh bersambung to ceritax.., kapan ya ada kereta api di Makassar, jd penasaran pengen nyoba *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. rasanya seperti naik kereta beneran mas, hehehe
      mungkin kalau makasar sudah penuh sesak macet kayak jakarta, ada kemungkinan di bangun trem lho mas...

      Delete
  6. Kereta Api KRD Bojonegoro sudah ber AC.., nyaman dan aman pastinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. enak banget ya...sudah sepantasnya kita ngiri sama Pak Agus...

      Delete
    2. aman karena tidak ada copet dan pengganggu lainnya, nyaman karena tidak berdesakan alias longgar, hehe

      Delete
    3. ga kaya naik liane yo
      kalo ga berdesakan malah ga nyaman...

      Delete
    4. nek liyane nggone wong liyo ono roso ndredeke yo mas? hehe

      Delete
  7. wah bahagia banget mas saya dengernya... lihat si hayyu ceria, dan perjalanan mas agus yang melelahkan terbayar sudah.. hehehe kira kira kapan pulangnya mas...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. lha ini sudah pulang, iya kan Pak Agus...

      Delete
    2. Mas Agus dan keluarga udah pulang mas Nady dengan selamat hehe...

      Delete
    3. alhamdulillah saya sudah di rumah sekarang, ya perjalanan dengan krd ini adalah perjalanan balik ke rumah mojokerto, terima kasih doanya

      Delete
    4. hayu ki persis bapakne
      asal numpak sepur pasti hepi...

      Delete
    5. apalagi ketemu bolo bolo sepur, wess gayeng banget pokoke

      Delete
  8. Senangnya bisa berjumpa kembali setelah dari perjalanan yang begitu happy ending.Luar biasa ini mas bahagianya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas, yang penting Hayyu riang dalam perjalanan itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri buat kami.

      Delete
  9. saat pulang ke rumah, ada rasa gelo ya Pak...gelo ninggalkan keluarga, bapak ibu, adik-adik...kadang saya mrebes mili tiap mau pamit dan mencium tangan mereka...tapi setelah kembali ke rantau, rasa itu lenyap berganti dengan harapan baru untuk mudik tahun depan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. gelo anget anget kuku ya mbak, hehe
      gelo boleh asal jangan berlarut larut karena anak ayam yang lepas dari induknya mencari ladang beras baru bagi keluarganya. hehe omong opo tho yo

      Delete
    2. mending jangan bilang gelo deh...
      kalo mang lembu atau mang yono yang baca
      artinya bakal jadi laen...

      Delete
    3. alah hem...aku ra ngerti je boso kuwi

      Delete
  10. keriangan hayu dalam perjalanan, merupakan keriangan saya juga...karena membaca cerita mudik para sahabat blogger semuanya indah , menyenangkan dan mempesonakan saya...bertemu seluruh handai taulan, melepas rindu melebur dosa berbagi rezeki...sempurna rasanya perjuangan hidup....dan kini kembali bersiap untuk memberikan adik untuk hayu....loh?!
    emangnya hayu udah minta adik gituh kang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah bahagia pokoknya di dongengi kang hadi..hehe
      hayyu sudah minta adik lah kang, sementara pipisnya di luar dulu kang, hehehehehehe

      Delete
    2. nah lho mulai tidak sehat ini...

      Delete
    3. alah hem........masak sih tidak sehat..semakin kebawah katanya semakin hot.

      Delete
  11. Replies
    1. boleh mas, silakan tunggu di stasiun pasar turi , hehe

      Delete
  12. Waduh, nek onok Rengel maleh eleng konco kosku biyen mas. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kok ya kebetulan nduwe konco rengel mas, hehe

      Delete
  13. si kecil Hayyu mirip seperti saya waktu kecil mas, paling seneng naik kereta, selalu minta jalan" keliling gerbong, wkk.
    Syukur Alhamdulillah selamat sampai tujuan & selamat menikmati perjalanan kereta api mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas, makasih doanya.
      hehe mas buret juga seneng kereta api ternyata, makanya kok sering update juga tentang kereta api

      Delete
  14. oleh2nya mana mas dari mojokerto muter2 surabaya.. tapi seneng juga kan mau bersilaturahmi sambil menikmati perjalanan dikereta :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah seneng banget mas, selamat tanpa kurang apapun.
      oleh-olehnya saya bingung baginya mas, lha oleh-oleh e beras, cabe, kunir, jahe , laos, hehe

      Delete
  15. wah lebaran beneran nih mas agus,, alhamdulillah bisa napis silaturahminya sampai soan ke uyut, sekalian ngajari hayya perlunya silaturahmi, khususnya sama pepunden trah yang harus selalu di hormati..

    alhamdullillah sekarang sudah sampai rumah kembali dengan selamat ya mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener-bener serasa lebarang pak, hehe
      ini namanya ngenalno punjer e trah atau pepunden trah biar tidak putus tali silaturohimnya

      Delete
  16. kapan yah saya naik kereta lagi, saya dulu kayaknya baru 2 kali seumur hidup. syukur yah mas sudah selamat sampai tujuan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas zigzoor, sudah lupa ya rasanya naik kereta api, hehe

      Delete
  17. alhamdulilah pulang dengan selamat . :D .. bepergian bawa anak emang menyenagkan ya mas , buat penghibur... brati kudu naik kereta itu lg mas biar hayyu nya ceria. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. rencana ke depan memang ada mbak, rekreasi naik kereta api biar asik lagi bawa makanan dari rumah kemudian dimakan disana, top banget kan..hehe

      Delete
  18. sepur sepuran terus punya kbd apa sap tho..?
    mbok aku dibagi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. KBD, SAP, KTB sudah tidak diberlakukan lagi mas..sudah mulai setahun yang lalu.
      kalau KTB (ketahuan bayar ) sih masih mas, alias bayar diatas, hehe

      Delete
    2. Wah malah kacaw gabisa gratisan lagi dong, om...

      Delete
    3. ya gitu deh..susah melacak tiket KBD itu, bisa masuk kantong pegawaninya kan

      Delete
  19. alhamdulillah ikut senang mas membaca ini, usai sudah perjalanan mudik yang berendding happy

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas , pangestune.
      berkat doa panjenengan juga nih

      Delete
  20. lebih nyaman pakai kereta api ya pak kalau keretanya bersih dan nyaman..

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mbak, alhamdulillah sekelas kereta bisnis, hehe

      Delete
  21. heyyyy
    akhirnya ke mojokerto lagiii
    pasti ada yang bikin berat saat meninggalkan kampung halaman ya Mas?
    yang ketinggalan apa ya Mas di kampung halaman? pasti seru kalo diceritain

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas zach, berkat doa njenengan juga nih, alhamdulillah semua sehat wal'afiat,.
      sama seperti mas zach rasanya saya pengen mengabdikan diri hidup bersama ibu, tapi keadaan membuat saya belum bisa mengabdi sepenuhnya

      Delete
  22. alhamdulillah sampai dengan selamat. ^_^

    ReplyDelete
  23. Layanan PT KAI semakin prima. Suasana yang tertib, nyaman, sejuk, bersih, tepat waktu, dan layanan yang ramah. Angkutan massal seperti kereta api ini perlu terus ditingkatkan lagi ke depannya seperti yang telah dilakukan dengan pembangunan rel double track di ruas tertentu. Angkutan merakyat yang amat disukai dengan layanan dan fasilitas prima. Amat menyenangkan bisa bertemu, bersilaturrahmi, dan berlebaran bersama keluarga besar, kerabat, dan sanak famili. Perjalanan yang amat berkesan di hari yang fitri ini.

    Salam cemerlang buat sobat Agus Setya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas, pelayanan pt kai pada hari raya kali ini oke banget, melebihi ekspektasi saya. setahun yang lalu hancur jadwalnya, banyak kereta yang mundur lebih dari tiga jam, bahkan saya pernah pulang kerja jam 11 malam karena kerata selalu telat saat lebaran.

      Delete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh