Home » » Agar C70 Tidak Rewel di Perjalanan

Agar C70 Tidak Rewel di Perjalanan

Motor Honda C70 tergolong motor klasik dan jadul banget. Kalau tidak sabar dalam merawat motor ini pasti akan memilih motor lainnya yang lebih muda tahun pembuatannya. Apalagi modelnya yang ketinggalan jaman banget, sudah berpuluh tahun pasti kalah jauh modelnya. Belum lagi masalah mogok atau rewel saat di gunakan perjalanan, mogok itu bisa datang dari pengapian seperti spul, cdi, koil dan busi. Atau bisa juga karburator yang sering banjir yang mengakibatkan motor jadi sering mendadak mati mesin.

agar c70 tidak rewel


Bagi yang masih menggemari motor klasik c70 agar layak pakai dalam konteks per mesinan bisa mengaplikasikan langkah saya ini. Saya akan membagi informasi agar C70 tidak rewel di perjalanan khususnya perjalanan jarak jauh. Apalagi digunakan untuk kendaraan harian, persentase rewel nya makin kecil.

Berikut ini langkah agar C70 tidak rewel di perjalanan : 
  • Ganti part pengapian atau upgrade part pengapian original. Minimal harus upgrade ke pengapian honda Grand (seluruh tahun). Mulai dari spul, magnet, atau sekalian calter kiri satu set milik honda grand. Sekalian CDI, koil, kiprok semua pakai punya honda grand. Tidak harus menggunakan part honda grand, tapi alangkah mudah mengaplikasikan partnya honda Grand, karena hampir mirip corak mesinnya. Total harga calter magnet satu set grand Rp 350.000, CDI Rp 150.000, Koil Rp 60.000, kiprok RP 80.000.
  • Untuk Karburator pakai juga karbu honda grand, atau yang lebih baru seperti karbu supra x atau supra fit, namun lebih irit memakai karbu honda grand yang original. Harga karbu Rp 180.000
  • Swing arm bisa menggunakan punya kawasaki Kaze, dengan pilihan shockbreaker belakang bervariasi. 
  • Roda depan belakang memakai ukuran 2.50 dan belakang 2.75 untuk corak ban sesuai dengan selera.
Cukup itu saja yang membuat C70 tidak rewel dalam perjalanan jarak jauh atau di pakai untuk harian. Tinggal merawat bagian badan sepeda agar tidak tambah kumuh kalau bisa di cat ulang biar tampilannya lebih kinclong.

22 komentar:

  1. motor yang klasik adalah motor orang kaya ya mas, harus rajin merawatnya, kalau seperti saya ini sepertinya belum bisa deh, banyak gak punya uang nya buat ngerawat hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. klasik tetap klasik... yang suka dengan hal2 klasik orangnya juga klasik hihihi...

      Delete
  2. Grand saya terancam ganti seher, mas.... sik nunggu "modal" turun... ^_^

    ReplyDelete
  3. saya pernah punya nih Mas tapi belum pake CDI, kalau ganti CDI memang lebih bagus, sayang motornya sudah dijual :D

    ReplyDelete
  4. wah sangat detail nih mas penjelasnnya,,, sangat membantu

    ReplyDelete
  5. njenengan ki yo tlaten tenan je Mas. nek aku ra duwe kehebatan kaya Njenengan kuwi

    ReplyDelete
    Replies
    1. idem disini.. nggak telaten blas

      Delete
    2. saya juga ikut idem disini, abis gak telaten

      Delete
  6. Wah mas agus keren nih.. Saran saya sih mending mas agus buka bengkel motor klasik deh mas. Mas agus kan dah hafal luar dalam motor klasik mas..

    ReplyDelete
  7. pengapian dan karburator memang biasanya yang bermasalah di honda C70 ini.....keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  8. Terima kasih Mas Agus tipsnya, pecinta Retro wajib paham mengenai ini ya Mas..

    ReplyDelete
  9. biarpun motor klasik, kalau dirawat dengan benar masih juga terlihat gagah ya :)

    ReplyDelete
  10. C70 si ijo nya yakin ngga pernah ngadat, kecuali kehabisan bensin ya kang.

    sejak punya GA, jadi takut dikomentarin OOT ya...hahay :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apah??? Paman metal buat GA ., saya ketinggalan -_-

      Delete
  11. mas kapan ada pemutihan pajak di daerah surabaya ya mas
    maaf komentar ndak nyambung dengan posting

    ReplyDelete
    Replies
    1. pemutihan jatim itu biasanya bulan juni-september mas arif.

      Delete
    2. tolong deh mas kalau ada pengumumannya nanti ya

      Delete
    3. baik mas arif nanti kalau ada kabar saya update segera

      Delete
  12. Wah baru lihat rumah paman mirip sama mang ubi ternyata (ketinggalan dunia dalam blogger, kelamaan meditasi) -_-

    Tetangga saya dulu punya yang lebih jadul dari itu, warnanya orens.. ampun suaranya, ngalah2in blangbir (bahasanya juga jadul)

    ReplyDelete
  13. wew, sangat bermanfaat ga

    jangan lupa kunjungan balik ya : azami-rahman.blogspot.com

    ReplyDelete
  14. Kalo yang masih platina gimanq mas

    ReplyDelete

Silakan Tinggalkan Komentar Sesuka Hati, Bebas
Link Hidup ? Jangan Deh