Lokomotif CC 300 Test Run 2014

Lama tidak menyentuh blog karena bosan, hari ini saya punya greget menulis lagi tentang lokomotif CC 300 test run 2014. Tanggal 26 Februari 2014 ada kabar jika lokomotif CC 300 yang baru di buat tahun 2014 melakukan test run. Rute awalnya dari Madiun menuju Surabaya kemudian menginap di dipo sidotopo baru siang harinya melakukan test run lagi menuju Malang dengan medan menanjak. Muncul pertanyaan begini, ditahun 2013 PT KAI sudah mendatangkan Lokomotif Baru CC 206 dari General Elektrik Amerika, saat ini tiba-tiba muncul lokomotif baru lagi.

Lokomotif Baru CC 300 ini murni buatan INKA, buatan anak negeri dengan kreativitas dan pemikiran desain dari anak Indonesia. INKA mampu mewujudkannya. Sebuah kebanggan yang patut diapreasiasi tentunya. Lokomotif CC 300 ini diberi nomor serti CC 300 14 01 dan CC 300 14 01 angka 14 (empat belas) menandakan tahun.

Lokomotif CC 300 merupakan lokomotif Diesel Hidrolik dengan mesin Caterpilar bertransmisi dari Voith serta kompresor dari Woojin Korea Selatan. Lokomotif CC 300 terintegrasi dengan pembangkit dengan genset dari Caterpilar juga sehingga tidak membutuhkan Kereta Pembangkit listrik jika digunakan menarik gerbong penumpang. Untuk boogie atau trucks murni buatan anak Negeri, PT Barata Jaya Indonesia.
Rangkaian test run Lokomotif CC 300 berangkat stasiun Gubeng pada pukul 10.35 dengan menggunakan dua lokomotif CC 300 atau duos CC 300 14 01 dan CC 300 14 02. Test run ini membawa 5 rangkaian gerbong inspeksi untuk pejabat PT KAI, serta 5 gerbong K3 Ekonomi dengan satu MP2 (kereta pembangkit dan makan bisnis). Rencananya untuk mengetes medan menanjak di track Bangil Malang kemudian balik lagi menuju Surabaya Gubeng untuk stand by di Dipo Lokomotif Sidotopo. Rencananya hari ini akan balik kandang lagi ke Madiun untuk evaluasi test run yang telah dilakukan.

foto lokomotif CC 300 14 02

test run lokomotif CC 300

Lokomotif CC 300 14 01
Nyegat Sepur test run

gambar lokomotif CC 300
KP 359 Bersama Lokomotif CC 300 14 01
Sebelumnya tahun 2012 Pernah di jalankan juga KLB test run lokomotif CC 300 12 01 tapi tidak ada kabar lebih lanjut tentang penggunaan dari lokomotif CC 300. Setidaknya saya bangga dengan PT INKA yang sudah bisa membuat lokomotif sendiri baik ditahun 2012 dan 2014. Lokomotif CC 300 test run 2014 lokonya ganteng seperti transformer.

Cara Submit Artikel di Citizen6 Liputan6.com

Bagaimana cara submit artikel di citizen6 liputan6.com? Ide mengirim tulisan blog atau submit artikel di citizen6 bermula saat membaca post di blog Pak Ies. Tulisan saya mengenai Kereta Api Bima Sampai Malang saya jadikan bahan ujicoba dengan saya submit ke citizen6 liputan6.com di pagi hari dan setelah saya cek siang hari ternyata sudah di publish oleh tim admin.

cara submit artikel di citizen6 liputan6.com

Inilah cara submit artikel di citizen6 liputan6.com untuk mempromosikan blog anda :
  • Artikel harus original belum pernah di publish di tempat lain selain di blog sendiri
  • Wajib memfollow twiiter @liputan6dotcom dan @Citizen6_
  • Laik Facebookhttps://www.facebook.com/liputan6online dan https://www.facebook.com/pages/Citizen6/254579961366976
  • Blog boleh dari platform manapun.
  • Artikel harus fresh atau baru saja di posting bukan artikel lama
  • Kirimkan via email ke citizen6@liputan6.com dengan subjeck : Blog Keren Hari Ini dan Judul Artikel. Contoh : Blog keren hari ini : Kereta Api Rapih Dhoho
  • Isi Email dengan tulisan anda di blog, Jika ada gambar silakan lampirkan gambarnya sekalian.
  • Sertakan link tulisan di blog, link twitter anda, link Facebook anda
  • Kirim Artikel anda.
Sudah itu saja cara submit artikel di citizen6 liputan6.com, langkah ini sebagai ajang mempromosikan blog anda dan belajar menulis ala jurnalis. Selamat mencoba.

Insiden Pelemparan Batu Ke KA Rapih Dhoho

Kereta Api Rapih Dhoho dengan jadwal keberangkatan Hari Senin, 17 Februari 2014 dari Surabaya Gubeng pada pukul 16.45 mengalami keterlambatan 2 jam. Hal ini disebabkan oleh rombongan kereta api Presiden RI yang mengunjungi Kota Kediri. Rombongan Kereta Api Kepresidenan atau di sebut KLB (kereta luar biasa) RI 1 melanjutkan perjalanan menuju Malang via Blitar setelah menurunkan rombongan Presiden di Kediri. Pengamanan yang ketat menjadi pemicu keterlambatan beberapa kereta api unggulan dan kereta api lokal.

KA Rapih Dhoho dengan nomor kereta KA 359 ditarik dengan lokomotif CC 203 01 07 yang seharusnya berangkat pada pukul 16.45 harus menunggu rangkaian lokomotif dari kediri yang terkena "hambatan" tadi. Rangkaian untuk KA 359 baru masuk stasiun gubeng pada pukul 18.15 WIB. KA Rapih Dhoho siap di jalankan kembali dari Stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 18.50 WIB.

CC 203 37

Di Stasiun Wonokromo, kereta api rapih dhoho berhenti di jalur 3 untuk di susul Kereta Api Turangga Jurusan Surabaya Gubeng - Bandung. Kemudian melanjutkan perjalanan kembali menuju Stasiun Sepanjang. Di tengah-tengah perjalanan, antara petak Wonokromo - Sepanjang tepatnya di kelurahan pagesangan selepas masjid Al Akbar Surabaya, KA Rapih Dhoho dilempar batu oleh orang tak dikenal.  Dalam kondisi gelap dan hujan gerimis masih ada orang "iseng" yang melempar kereta dengan batu sekepal tangan orang dewasa.

pelemparan batu ke kereta api

insiden pelemparan batu ke kereta api

Akibat lemparan batu tersebut, kaca jendela KA Rapih Dhoho pecah dan batu tersebut mengenai kepala penumpang perempuan kemudian mental mengenai kepala penumpang laki-laki disampingnya. Security di dalam kereta menghampiri tempat kejadian akan tetapi kereta api tetap melanjutkan perjalanan. Tidak ada korban jiwa maupun luka yang serius atas insiden pelemparan batu ke KA Rapih Dhoho. Hanya luka memar yang sudah di tangani oleh krew KA Rapih Dhoho. Tim Teknik Kereta langsung membenahi untuk sementara jendela kaca yang pecah.

Pelamparan Batu ke Kereta sangat di sayangkan, karena merupakan bentuk intimadasi dan sabotase terhadap aset negara. Tentunya mengganggu kepentingan umum dan pelaku bisa terkena pidana.

Kini Berwisata Ke Malang Bisa Naik Kereta Api Bima

Kini berwisata ke Malang bisa naik kereta api eksekutif Bima dengan relasi Surabaya Gubeng - Malang Kota Baru. Kereta api eksekutif Surabaya - Malang ini diberi nama kereta Bima II dengan nomor kereta api KA 7141 dan KA 7142. Kereta api Bima II sampai malang ini menggunakan rangkaian kereta api Bima Jakarta - Surabaya dengan nomor kereta api KA 34. Dari pada kereta idle atau stabling di Stasiun Surabaya Kota, sehingga di manfaatkan untuk perjalanan jarak pendek.
Kereta api Bima II Malang di jadwalkan berangkat dari stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 06.15 dan di jadwalkan tiba di stasiun Malang pada pukul 08.35. Sedangkan keberangkatan dari stasiun Malang dijadwalkan berangkat pukul15.10 tiba di stasiun gubeng pada pukul 17.16. Sebelum ada kereta api eksekutif surabaya malang ini, PT KAI menjalankan kereta api Penataran Ekspress Ekonomi AC dengan total tempuh perjalanan 2 jam.Untuk tarif KA Bima II Malang seharga Rp 30.000 (tiga puluh ribu rupiah) sedangkan tarif kereta api penataran ekspress seharaga Rp 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah).

kereta api bima 2 malang

Dengan di jalankannya kereta api Bima II dari surabaya ke malang, menjadikan sarana transportasi yang nyaman dengan harga tiket terjangkau untuk berwisata ke kota malang. Anda bisa turun di stasiun Lawang atau Singosari untuk menuju obyek wisata di kota batu. Atau bisa turun stasiun Malang kota Baru untuk berwisata di dalam kota Malang. Kini berwisata ke Malang bisa naik kereta api Bima dengan kelas eksekutif harga bersaing dengan bus patas jatim yang waktu tempuhnya jelas lebih cepat dengan kereta api.

Baca Juga Kereta api penataran rerguler.

Gunung Kelud Meletus, Abunya Sampai Mojokerto

Gunung Kelud meletus sehingga abunya sampai di Kabupaten/Kota Mojokerto. Hal ini saya ketahui ketika saya baru bangun dari tidur pada pukul 03.30 kemudian langsung menghandle pekerjaan rutin saya, mencuci pakaian anak saya. Mencuci pakaian ini saya lakukan pagi, agar pakaian anak saya cepat kering dan stok pakaian menjadi banyak. Saat mengambil bak untuk cucian, saya lihat ada banyak debu berwarna putih agak tebal walaupun tidak ada 2 mm. Pikiran saya sudah nyambung ke letusan gunung kelud. Saya memastikan daerah sekitar rumah, samping rumah dan halaman rumah serta jalan depan rumah. Ternyata dedaunan banyak tertutup debu, jalan juga demikian. Saya semakin yakin gunung kelud meletus setelah saya membaca portal berita melalui Hp saya.
Setelah cucian terselesaikan dengan baik, menjemurnya tidak pada tempat terbuka, nanti malah kotor terkena debu letusan gunung kelud. Saya berpesan kepada istri saya, agar tidak membawa Hayyu, anak saya keluar rumah karena abu letusan kelud ini seperti hujan gerismis.

Berangkat kerja pukul 04.10 dengan menggunakan motor C 70 hijau, dengan tidak menggunakan jas hujan. Kecepatan sedang antara 50-60kpj untuk menghindari ban motor selip. Jalanan antara Dlanggu sampai stasiun Mojokerto penuh dengan debu, yang paling mengganggu itu debu yang turun seperti hujan, selain terkena mata, terkena kulit juga sakit ditambah berpapasan  dengan truck membuat debu beterbangan. Di kota mojokerto terlihat lebih parah dari pada di kecamatan Dlanggu. Debunya lebih tebal.

Gunung Kelud Meletus, Abunya Sampai Mojokerto

Untuk kedatangan dan keberangkatan kereta api, tidak ada hambatan berarti. KA Bima dan Mutiara Selatan datang dan berangkat tanpa halangan. Kereta api KRD Kertosono juga tidak mengalami hambatan sama sekali. Nampak lokomotif dan gerbong penuh dengan debu tebal. Saat masuk gerbong yang ber AC, tidak nampak adanya debu yang ikut masuk kedalam ruangan. Hanya ada debu lembut yang ikut terbawa udara dan cukup membuat penumpang batuk, batuk.

Sampai Surabaya

Abu Letusan gunung kelud semakin banyak volumenya di daerah Krian, Sidoarjo. Terpantau dari dalam kereta api KRD kertosono, kaca yang terkena embun bercampur dengan debu velkanik gunung kelud. Agak jika harus melihat keluar, selain karena kaca yang terkena debu, juga diluaran debu sedang turun dengan lembutnya.

abu gunung kelud sampai surabaya

Masuk stasiun Wonokromo, intensitas debu semakin tinggi, debunya tebal. Banyak rumah di pinggiran rel kereta api berwarna putih seperti turun salju. Jalanan di beberapa ruas juga tertutup oleh debu tipis. Sampai stasiun gubeng ternyata abu letusan gunung kelud ini turun dengan intensitas lebih deras dari Mojokerto. Apalagi saat saya jalan kaki dari stasiun gubeng ke tempat kerja yang berjarak kurang lebih 1.6 km. Terasa sekali hujab debunya. Rambut saya mulai gimbal debu dengan celana dan jaket juga lusuh seperti habis disiram tepung terigu.

Saya memastikan keadaan ibu saya di Tuban, ternyata debu letusan gunung kelud tidak sampai di Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Alhamdulillah. Akan tetapi tetangganya Tuban, yakni Bojonegoro terkena imbas debu letusan gunung kelud. Saya berdoa, semoga para pengungsi segera mendapat pertolongan yang baik dan cepat, serta di kuatkan hatinya agar selalu tabah dan selalu berlindung kepada Allah. Banjir air masih bisa ditoleransi, akan tetapi Hujan debu menyulitkan pernafasan dan pandangan mata.