Cerita Tentang Railfans

Penggemar Kereta Api atau Railfans merupakan hobi yang unik, jelas semua hobi memiliki keunikan sendiri-sendiri karena semua di lakukan atas dasar suka, gemar dan gila terhadap sesuatu. Dan hobi antar individu bisa berbeda yang kadang jika satu individu memandang hobi individu lainnya serasa aneh, tetapi si penikmat hobi tetap enjoy melakukannya. Dimanan uniknya hobi penggemar kereta api? menurut saya terletak pada keeksotisan kereta api itu sendiri. Dalam rangkaian kereta api yang ditarik oleh berbagai macam lokomotif dan nomor seri lokomotif, itulah letak keunikan menurut saya. Sepeda motor dengan berbagai seri dan tahun, album musik dari grup band dan tahun dikeluarkannya, saya kira seperti itulah kenikmatannya. Belum lagi penikmat fotografi kereta api dengan sudut pandang masing-masing. Oke pendapat mengenai definisi hobi ini tentu berbeda, dan saya menerima sanggahan ataupun masukan dari sudut pandang berbeda. Itulah seklumit definisi hobi menggemari kereta api menurut versi saya dan anda juga bisa mendefiniskan hobi menurut anda pribadi, karena ranah pribadi itu zona teritorial tak tersentuh oleh teritorial lainnya, terkait dengan vision.

Namanya mas Abdul Qodir, beliau masih kelas satu SMP disalah satu SMP Swasta di Surabaya. Saya mengenal beliau pertama kali karena murah senyumnya, peduli dengan orang lain. Seorang penggemar kereta api dengan pengetahuan tentang kereta api yang luas. Begitu awal kenal langsung klop dengan saya dan langsung bertukar pengalaman dan pengetahuan. Dengan alat seadanya tidak menyurutkan langkahnya untuk sekedar melihat kedatangan dan keberangkatan kereta api di PJL 8 Gubeng dan sekitarnya. Saya bilang alat sekedarnya karena beliau ini naik sepeda onthel dari rumahnya yang sekitar 2 km sesekali mengabadikan moment dengan HP "china" miliknya. Dari situlah saya bertanya tentang kegemarannya dan ternyata beliau ini pengetahuannya luas. Ratusan koleksi video dan gambar dari HP nya dengan berbagai macam kereta api tentunya. Saya tanyai apakah ikut grup pecinta kereta api, ternyata beliau ikut salah satu organisasi pecinta kereta api. Sesekali Joy Ride ke Malang kemudian balik lagi ke Surabaya.

Cerita Tentang Railfans
Mas Abdul Qodir dengan Background Komuter SUSI

Menurut saya, hobi demikian sangat bagus untuk usia anak SMP dimana teman sebayanya sudah sibuk dengan urusan modis dan semoga terhindar dari perbuatan negatif. Kelak hobi ini akan menjadi pendukung pendulang emas dan menjadikan sumber penghasilan untuk dirimu dan keluargamu kelak, semoga. Karena pekerjaan yang didasari oleh hobi itu memiliki nilai plus yang luar biasa. Cukup demikian dari saya , semoga menjadi kasanah bacaan tentang kereta api dan railfans.

Kereta Luar Biasa

Kereta Luar Biasa atau disingkat KLB adalah kereta yang perjalanannya diluar jadwal reguler yang telah di tentukan. KA Reguler itu sudah paten jadwalnya untuk melayani penumpang tiap hari, seperti contoh pada KA Bima Surabaya Jakarta, KA Dhoho Surabaya Blitar dan Kereta Lainnya yang terjadwal. Sedangkan KLB jadwalnya dadakan atau pada saat ada peristiwa tertentu, contoh yang paling gampang ketika letusan gunung kelud beberapa bulan silam, rombongan Presiden melakukan kunjungan ke lokasi korban Gunung Kelud menggunakan kereta api. Istilahnya RI 1 Trainset yang berlabel KLB RI 1 atau kereta luar biasa RI 1. Rangkaian KLB RI 1 ditarik dengan dua lokomotif CC206 sekaligus, yakni CC20687 dan CC20688 dengan gerbong VVIP tentunya.

Contoh KLB lainnya ada pada menggunakan nomor rum, misal KLB Rum V test run lokomotif CC20659 atau Test Run lokomotif CC3001401 dan CC3001402 dengan menggunakan rangkaian gerbong. Jadi KLB itu menunjuk pada jadwal yang tidak umum atau jadwal mendadak untuk tujuan tertentu. Itulah pengertian KLB atau kereta luar biasa dalam dunia pekeretaapian kurang lebihnya seperti itu.

Namun, saat saya naik Night Train kemarin yang notabene kereta Dhoho terlambat dengan jadwal Bebas, alias jadwalnya terserah mau jam berapa, ada seekor kucing masuk ke dalam stasiun gubeng lama. Hal ini menjadi perhatian buat saya karena takutnya kucing ini nanti ketabrak kereta api. Kucing ini entah mencari jalan atau memang mencari teman. Kebetulan sekali saya juga suka dengan kucing. Di rumah ada sekitar 8 ekor kucing peliharaan ibu saya, Dan mereke penurut semuanya. Sifat suka dengan kucing ini dimiliki juga oleh istri saya, dan sekarang menurun ke anak saya, Hayyu.

kereta luar biasa

Nyambung ke masalah KLB tadi, kok bisa-bisanya kucing masuk stasiun. Oleh karena itu topiknya saya alihkan dari KLB kereta luar biasa menjadi KLB Kucing Luar Biasa karena bisa menerobos stasiun gubeng tanpa tiket dan lolos dari penjagaan satpam yang sedang bertugas. Kucing Luar Biasa ini saya tinggal karena kereta api Dhoho berangkat pada pukul 18.40 WIB.

Night Train

Halo sobat semua, kawan sekampung, kawan seblogger, pak lurah, pak RT dan pak RW. Maaf sebelumnya belum bisa blogwalking karena penyakit malas saya lagi kambuh, untuk sementara saya tidak membalas komen baik dari rumah sendiri atau berkunjung balik ke blog lain. Tidak malas bikin artikel sih, cuman malas berkomentar, oleh karenanya saya mohon maaf. Dan tadi malam saya mendapat kabar jika anaknya mas Adhy Suryadi yang membikin template blog ini mengalami kecelakaan dan sekarang berada dirumah sakit. Saya hanya bisa mendoakan semoga mendapat kesembuhan yang sempurna dan Mas Adhy mendapat kelapangan hati dan tabah.

Kembali pada topik semula, Night Train. Kelihatan ngenglish banget kan? Sebenarnya ingin menggunakan kata kereta malam, berhubung kereta malam lagi terkenal dengan lagunya "dug idag idug idag idug kereta berhenti", jadi menggunakan kata night train saja.

kereta malam
ini malam-malam ada kereta

Ceritanya tanggal 15 April 2014 kemarin KA Dhoho yang saya tumpangi (KA 359) berangkatnya sangat telat sekali, lhoh sudah telat pakai sekali. Berarti telatnya amat sangat parah. Bagaimana tidak parah jadwal Dhoho semula berangkat pukul 16.45 WIB saat itu harus berangkat pada pukul 18.40 hampir dua jam.

Penyebab utamanya karena rangkaian KA Dhoho tidak ada dan harus menunggu rangkaian kereta yang baru masuk stasiun gubeng pada pukul 17.00 WIB. Rangkaian yang digunakan milik KA 356 Dhoho dari Blitar tujuan Surabaya. Kemudian lanjut ke stasiun SB Kota untuk di langsir dan di persiapkan kembali  kira-kira memakan waktu 30-45 menit. Sebenarnya pukul 17.40 sudah siap, ternyata lokomotifnya bermansalah dan harus menunggu lokomotif dari Dipo Sidotopo. Sampai dengan KA Penataran Ekspres Surabaya Malang berangkat pukul 18.00 WIB, kemudian KA Bima berangkat 18.15 WIB terakhir KA Arjuna (KA Paling ganteng) berangkat pukul 18.30 WIB. KA Dhoho baru nongol di Gubeng dan langsung berangkat pada pukul 18.40 WIB.

Sampai di Stasiun Wonokromo bersilang dengan KA 358 Dhoho dari Blitar yang juga telat pakai banget. Lanjut ke Stasiun Sepanjang masuk jalur dua bersilang KA Kaleng pertamina dan disusul KA Turangga Jurusan Bandung. Waktu menunjukkan pukul 19.20, saat nya sholat isya' dulu di stasiun sepanjang. Dhoho berangkat kembali, baru satu stasiun harus bersilang dengan KA 122 Pasundan (Bandung Surabaya). Melanjutkan perjalanan satu stasiun lagi, di Krian bersilang dengan KA Argo Wilis. KA Dhoho sampai di Mojokerto pukul 20.30 WIB. Cukup malam buat kebiasaan perjalanan pulang kerja kali ini. Sampai rumah pukul 21.00 WIB karena naik Night Train.

night train
ini night train

Nyambung dengan apa yang saya tulis sebelumnya, Dikerjai Sepur. Perjalanan KA Dhoho tadi malam memang Night Train Banget, bagaimana tidak night train, lha jadwal semula berangkat pukul 16.45 tiba di Mojokerto 18.00 kini malah berangkat pukul 18.40 tiba pukul 20.30 WIB. Hidup night train.

Dikerjai Sepur

Halo sobat semuanya, pak RT, pak lurah, pak camat juga halo. Ceritanya, Sabtu tanggal 5 April 2014 saya, istri dan anak saya hendak bersilaturrohim ke rumah ibu saya, mbah utinya Hayyu yang ada di Tuban sana. Rencana awal pengennya berangkat pulang menggunakan kereta api dari Mojokerto ke Surabaya Kota (semut) kemudian naik KRD dari pasar turi tujuan stasiun Babat. Akan tetapi pertimbangan jadwal yang tidak mengakomodasi, khususnya buat hayyu yang baru berumur 21 bulan. Gak tega harus pergi pagi-pagi naik KRD dari mojokerto pukul 04.52, berangkat dari rumah kira-kira 04.15. Belum lagi harus menunggu di stasiun pasarturi untuk menunggu keberangkatan KRD Bojonegoro jam 10.00, jadi ada jeda 3 jam menunggu keberangkatan kereta. Oleh karena itu kami putuskan berangkat ke Tuban kali ini naik bis saja dari Mojokerto ke Jombang (Sugeng Rahayu), dari Jombang ke Tuban (puspa indah).

pegunungan kapur

Naik bis Sugeng Rahayu ke Jombang memang enak karena ber AC tapi entah kenapa hayyu tiba-tiba nangis saat mau masuk terminal jombang, kata ibuke hawane panas, sumuk. Hayyu tambah nangis saat perjalanan di lanjut ke Tuban dengan bis puspa indah dengan medan jalan yang amburadul, jalan tidak rata plus sopirnya ngebut banget membuat hayyu semakin tidak nyaman. Nangisnya bisa diatasi dengan menetek ibu nya. Akhirnya sampai juga di rumah uti nya Hayyu dengan selamat.

Kami pulang hari Minggu siang naik KA KRD Bojonegoro dan perjalanan kami awali di stasiun Babat. Kereta yang harusnya datang pada pukul 13.45 WIB malah datangnya terlambat. Baru tiba di stasiun Babat pada pukul 14.45 jadi terlambat satu jam. Katanya sih biasa, belum 2 jam gitu. Penyebabnya ada kecelakaan mobil di tabrak kereta diperlintasan dobel track daerah Sroyo. Ditambah lagi adanya pengerjaan sebgian dobel track yang belum sempurna. Saya berharap-harap cemas apakah bisa tiba di Surabaya pasarturi tepat waktu atau setidaknya jangan lebih dari pukul 16.30. Ternyata kereta datang di stasiun pasarturi Surabaya pukul 16.45 artinya telat satu jam juga dari yang di jadwalkan. Walah nasib.

stasiun babat

Rencana kami, ingin menyambung perjalanan menuju mojokerto dengan KA 359 Rapih Dhoho, dan ndilalahnya kok Dhohonya juga tepat sekali. Berangkat dari stasiun semut pukul 16.35 teng!!!. Artinya tiga tiket yang saya beli untuk KA Dhoho hangus. Rencana berikutnya, kami punya pilihan naik bis kota menuju bungurasih atau naik komuter. Dengan pertimbangan hayyu pasti nangis karena sumuk, akhirnya naik komuter pun di jalani. Beli tiket saat itu juga masih tersedia, dan komuter datang dan berangkat tepat waktu hingga sampai di bungurasih. Kemudian naik bis menuju mojokerto. Yang menjadi pelipur lara adalah bis nya enak, Sugeng Rahayu sopirnya juga enak dan melaju dengan hati-hati. Kebetulan kami naik di bangku paling depan sebelah kiri untuk memudahkan proses turunnya nanti.

Mana bagian yang dikerjai sepurnya. Nah ini bisanya saat kerja tiap hari, kereta api rapih doho selalu telat. Berangkat diatas jam 17.00. Tapi mengapa saat saya lagi butuh telat berangkat ternyata dikau tepat berangkat, oalah nasib dikerjai sepur. Tidak jodoh dengan kereta api pun kami tetap senyum dengan menggunakan alternatif angkutan umum lainnya.

Agar C70 Tidak Rewel di Perjalanan

Motor Honda C70 tergolong motor klasik dan jadul banget. Kalau tidak sabar dalam merawat motor ini pasti akan memilih motor lainnya yang lebih muda tahun pembuatannya. Apalagi modelnya yang ketinggalan jaman banget, sudah berpuluh tahun pasti kalah jauh modelnya. Belum lagi masalah mogok atau rewel saat di gunakan perjalanan, mogok itu bisa datang dari pengapian seperti spul, cdi, koil dan busi. Atau bisa juga karburator yang sering banjir yang mengakibatkan motor jadi sering mendadak mati mesin.

agar c70 tidak rewel


Bagi yang masih menggemari motor klasik c70 agar layak pakai dalam konteks per mesinan bisa mengaplikasikan langkah saya ini. Saya akan membagi informasi agar C70 tidak rewel di perjalanan khususnya perjalanan jarak jauh. Apalagi digunakan untuk kendaraan harian, persentase rewel nya makin kecil.

Berikut ini langkah agar C70 tidak rewel di perjalanan : 
  • Ganti part pengapian atau upgrade part pengapian original. Minimal harus upgrade ke pengapian honda Grand (seluruh tahun). Mulai dari spul, magnet, atau sekalian calter kiri satu set milik honda grand. Sekalian CDI, koil, kiprok semua pakai punya honda grand. Tidak harus menggunakan part honda grand, tapi alangkah mudah mengaplikasikan partnya honda Grand, karena hampir mirip corak mesinnya. Total harga calter magnet satu set grand Rp 350.000, CDI Rp 150.000, Koil Rp 60.000, kiprok RP 80.000.
  • Untuk Karburator pakai juga karbu honda grand, atau yang lebih baru seperti karbu supra x atau supra fit, namun lebih irit memakai karbu honda grand yang original. Harga karbu Rp 180.000
  • Swing arm bisa menggunakan punya kawasaki Kaze, dengan pilihan shockbreaker belakang bervariasi. 
  • Roda depan belakang memakai ukuran 2.50 dan belakang 2.75 untuk corak ban sesuai dengan selera.
Cukup itu saja yang membuat C70 tidak rewel dalam perjalanan jarak jauh atau di pakai untuk harian. Tinggal merawat bagian badan sepeda agar tidak tambah kumuh kalau bisa di cat ulang biar tampilannya lebih kinclong.