Menjadi Penumpang Gelap Kereta Api

Menjadi penumpang gelap kereta api kok pake coba-coba, hehehe. Ini cukup menggelitik bagi saya, karena tidak lengkap jika tidak menjadi penumpang gelap. Dan rasanya bukan penumpang kereta sejati jika tidak sedikit melanggar aturan yang telah di tetapkan oleh perusahaan PT KAI. Melanggar kok bangga, melanggar kok di tulis dan di share kayak gak ada tulisan lain aja, itu yang ada dalam benak saya. Tapi saya mencoba melihat dari sudut pandang lain tentang perbuatan melanggar ini.

Suatu aturan atau regulasi pasti ada tolok ukur sukses tidaknya, ada kelemahan atau tidak dalam menjalankan misi aturan tersebut. Dalam konteks perusahaan PT KAI menjalankan regulasinya tergolong sudah sukses walaupun masih ada celah yang bisa di terobos. Masalah klasik dalam perkeretaapian salah satunya adalah adanya penumpang gelap alias penumpang tanpa karcis resmi. Para penumpang gelap ini entah datang dari mana dan dengan cara apa kok bisa masuk. Hal ini sering terjadi dalam beberapa kali ganti regulasi dan ganti direktur utama.Penumpang gelap berdampak pada kerugian karena berkurangnya pemasukan bagi perusahaan, sedangkan beban bahan bakar semakin banyak.

Ternyata jika ingin menjadi penumpang gelap sangatlah mudah. Cukup berbekal nyali dan muka tebal aja. Saya mencoba menjadi penumpang gelap dengan lewat pada jalan samping sebelah rel, tidak lewat pintu masuk utama. Pengawasannya pun tidak ketat dan bahkan tidak ada yang menjaga "celah" ini. Kebocoran ini sangat bisa dicarikan jalan kelaurnya yaitu dengan menugaskan seorang satpam untuk stand by di area ini. Tapi dari dulu kok ya tidak dilaksanakan, apa memang sengaja memberi "nafkah" pada para kondektur atau penarik karcis di dalam kerata api. Kalau alasan kekurangan personel, saya rasa kok tidak masuk akal karena ada banyak satpam yang berjaga di satu pos dan menumpuk di situ.

Semoga kebocoran ini dapat di benahi oleh manajemen PT KAI sehingga tidak menyalahkan para penumpang gelap terus. Koreksi diri dahulu dari internal jangan menyalahkan para penumpang.

Kejutan di Awal Bulan

Sebuah kejutan di awal bulan ini bagi saya tentang blog ini. Seneng juga dengan apa yang telah aku perbuat untuk blog yang carut marut ini. Sudah tata letaknya tidak menarik tulisannya tidak menarik pula. Tapi, meskipun demikian blog malpraktek ini adalah tempat untuk menuangkan pikiran dan uneg-uneg saya. Setidaknya bermanfaat banyak bagi proses pembelajaran bagi diri sendiri walaupun sedikit bermanfaat bagi sobat-sobat bloger (pembaca).

Blog ini saya sebut malpraktek karena saya utak atik sesuai referensi dari suhu-suhu blogger yang telah malang melintang dan mapan dalam dunia per-blogger-an. Banyak ilmu dari blog mereka yang saya telan mentah-mentah kemudian saya aplikasikan ke blog ini. Hasilnya sungguh diluardugaan karena ilmu saya yang masih sedikit, blog ini malah jadi tidak karuan, terkadang eror pada pengaturan template nya. Kebanyakan eror terjadi pada script, karena saya tidak paham sama sekali masalah ini. Belum lagi masalah lay out yang amburadul alias ala kadarnya asal pasang aja tanpa ada pertimbangan yang visioner.

Berangkat dari kelemahan diatas lha kok saya dapat kejutan dari alexa rank dan google pagerank. Pertama datang dari alexa rank dimana angka untuk detik ini pada level 4.389.812 dengan links 25 biji. Menurut saya yang tidak bisa oprek sana oprek sini pada blogger (bahasa resminya SEO) merupakan prestasi yang aduhai. Karena prestasi atau tingkat kesuksesan seseorang bisa tidak bisa disamakan satu sama lain. Menurut saya ini sudah termasuk sukses besar dalam dunia perbloggeran saya. Bermula dari angka 25.000.000 pada bulan November 2011 kemudian naik terus sampai angka tersebut pada bulan Februari 2012. Semakin sedikit angkanya maka semakin bagus popularitasnya dimata alexa. Google berada di peringkat pertama dan facebook berada di peringkat kedua, sedangkan blogger.com berada diperingkat 44.

Kejutan kedua datang dari google pagerank. Iya google pagerank adalah alat untuk menentukan situs mana yang lebih populer selain alexa dan layak ditampilkan pada halaman utama mesin pencari google. Nilainya 0-10 dimana nilai 10 adalah yang terbaik, berbeda dengan alexa, lebih kecil lebih baik. Nah hari ini saya cek google pagarank berada di 2-10 atau pagerank 2. Alhamdulillah, menurut saya lagi-lagi ini sebuah keberhasilan bagi saya walaupun menurut sobat-sobat masih kurang. Ya itu tadi blog ini adalah hasil malpraktek dari ketidaktahuan dan kerendahan ilmu saya. Juga karena peran serta sobat-sobat blogger semua yang telah mau menerima saya sebagai teman dalam dunis perbloggeran. Kejutan di awal bulan yang istimewa buat saya. Alhamdulillah.
 

Salah Masuk Kereta

Salah masuk kereta. Kali ini saya akan berbagi cerita kebodohan saya yang lain. Cerita ini ada hubungannya dengan percobaan penipuan berkedok memesan barang online, cerita sebelumnya dapat disimak disini. Bemula ketika pulang kerja pukul 16.00 WIB keluar kantor langsung disambut riuh oleh derasnya hujan. Dari Jalan Sulawesi menuju Stasiun Gubeng jalan kaki dengan di balut oleh jas hujan setelan. Asik juga berjalan dibawah guyuran hujan mengingatkanku pada masa kecil hujan-hujan dengan baju basah kuyup berlari kesana-kemari dengan teriakan khas anak-anak.

Sampai di Stasiun saya melepas jas hujan setelan saya dan saya masukkan kedalam tas, kemudian saya memesan tiket di loket. Seperti biasa saya menggunakan kereta api KRD jurusan Surabaya Mojokerto Kertosono yang berangkat pada pukul 17.25. Setelah masuk di lokasi tempat menunggu stasiun saya berinisiatif membersihkan kaki yang terkena pasir saat jalan tadi di musholla stasiun. Saya sempatkan berwudhu juga dengan harapan nanti waktu Sholat maghrib tidak perlu antri berwudhu, pada saat itu jam sudah menunjukkan pukul 15.15 ditandai dengan berangkatnya kereta api malam Bima.

Tiba-tiba ada aba-aba kalau ada kereta di track nomer satu, saya tidak mendengarkan kereta apa yang akan datang. Begitu kereta datang saya langsung berebut masuk kedalam kereta dan mencari tempat duduk yang nyaman. Alhamdulillah dapat tempat duduk, lega pikir saya. Sedang menikmati duduk sebentar, eh ada orang bilang : mas ini tempat duduk saya dengan menunjukkan tiketnya. Wah kereta KRD yang bayar 2000 aja pake nomer-nomeran pikir saya dalam hati. Saya pun mencari tempat duduk yang kosong lagi dan dapat tempat duduk yang tiga orang. Saya berpikir kok penuh ya biasanya tidak penuh dan orang-orang yang ada disamping wajahnya tidak familiar bagi saya. Apa mungkin saya salah kereta ya?.hehehe
Setelah berpikir agak lama sepertinya ini salah kereta, karena saya malu bertanya maka saya langsung keluar kereta sambil kereta berjalan mau berangkat. Ups salah kereta hihii. Ada juga yang nyeletuk salah kereta ya mas, wuih malu banget.

update...
Kemarin (09/02/2012) pas waktu pulang ternyata ada orang yang mengalami kejadian yang sama seperti saya, salah masuk kereta. Hihihi.
Hujan lebat mengguyur Surabaya sehingga suara pengeras dari petugas stasiun gubeng terdengar sayup-sayup. Datang kereta api Rapih Doho tujuan Blitar lewat Kertosono. Saya naik dan mendapat tempat duduk. Didepan tempat duduk yang berhadapan juga sudah terisi, eh tiba-tiba ada orang mengusir tempat duduk bapak yang di depan saya (nomor 4B gerbong nomor 1). Dengan PeDe tingkat tinggi: "Pak ini tempat duduk saya". Langsung si pemilik tempat duduk mengecek karcis nya dan ternyata benar gerbong 1 nomor 4B, orang yang mengusir tadi juga tidak kalah sengit berdebat bahwa itu tempat duduknya. Setelah 5 menit ngobrol dengan tensi tinggi, eh ternyata tiket bapak yang mengusir ini tiket KA Penataran jurusan Blitar lewat Malang. Duuh malunya. Ups salah kereta deh pak, sama kayak saya dulu. hihihi.

Kekhusyukan Sirna Oleh Biaya Parkir

Kekhusyukan memang ada tingkatannya sendiri-sendiri, tergantung orang dan ilmunya (ikhlasnya). Setanpun memanfaatkannyak dengan baik. Banyak jalan yang dilakukan setan untuk mengganggu kekhusyukan kita melalui jalan manapun dan cara apapun. Dan yang mengganggu kekhusyukan saya dalam beribadah sholat adalah biaya parkir di masjid agung Gresik. Biaya parkirpun bisa merusak niat dan kekusyukan ibadah sholat, lho kok bisa. Ceritanya begini, ketika saya dalam perjalanan pulang kerja dari Surabaya menuju Kota Tuban. Dari Surabaya jam 4 sore yang sedang macet-macetnya memaksa saya untuk berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor. Perjalanan saya relatif lancar dan memasuki Kota Gresik sudah waktunya sholat maghrib. Saya memutuskan untuk sholat di masjid agung Gresik karena tempatnya luas dan airnya mengalir deras dan relatif bersih. Biasanya saya sholat di masjid dekat pom bensin terminal osowilangun berhubung saya pengen sholat di masjid agung gresik, maka niat itu aku jalankan.

Sampai di Masjid Agung Gresik saya kaget dicegat oleh petugas sekuriti dengan menulis nomor plat kendaraan saya kemudian di sodorkan ke saya. Saya juga heran mengapa kok di kasih karcis parkir, apa memang sekarang Masjid ini menarik parkir setiap pengunjungnya. Dulu tidak pernah ditarik tarif parkir kok sekarang di tarik ya pikir saya ketika menuju tempat wudhu. Selesai wudhu kemudian sholat maghrib plus isya karena dalam perjalanan jauh (musafir) maka boleh untuk menjamak dan qoshor kedua solat tersebut. Dalam sholat itu ndilalah kok ya saya kepikiran biaya parkir tersebut. Astaghfirullah. Tapi kalau di pikir-pikir ya ada benarnya ditarik biaya parkir, selain untuk keamanan juga untuk pemasukan kas masjid atau untuk menggaji sekuriti tadi. Pikiran saya berkecamuk antara setuju dan gak setuju, ikhlas dan gak ikhlas mengeluarkan uang parkir untuk masjid.

Alasan saya karena masjid adalah tempat yang suci dan bersih dari hal-hal yang bersifat materi serta keduniwian. Tidak etis kalau masjid dijadikan ajang untuk mencari duit walaupun itu dengan alasan keamanan, lebih baik menjaga area masjid tapi tidak usah mengharapkan imbalan, karena Allah akan memberi imbalan bagi hambanya yang melancarkan orang lain berkomunikasi kepada Allah (baca : sholat). Masak masjid disamakan dengan mall, tempat wisata, kampus dan pasar dalam konteks materi yang tiap kita menaruh sepeda pasti di tarik parkir walaupun biayanya tidak seberapa. Saya juga sebenarnya terlalu naif karena dengan berat hati toh akirnya saya membayar uang parkir tersebut. Lebih baik sholat di pom bensin atau masjid yang lain saja jika memang tarif parkir itu berlanjut terus. Secara tidak langsung akan mempengaruhi orang yang akan sholat di masjid agung gresik sekaligus menghambat orang ingin sholat.
Semoga tidak ada niatan komersil didalamnya.

Yang Dilakukan Ketika Menunggu Kereta Lain Lewat Duluan

Apa yang dilakukan ketika menunggu kereta sedang langsir bagi pengguna Kereta Api?. Menunggu jelas hal yang sangat membosankan apa
KA Malam Bima Mau Berangkat ke Jakarta

lagi tidak jelas kapan selesai menunggunya. Masih bersama kereta api KRD jurusan Kertosono Mojokerto Surabaya yang selalu setia menemani perjalanan kerja tiap hari. 
Naik kereta dengan kasta terendah enaknya bayarnya murah cukup 2000 rupiah sudah sampai di kota pahlawan. Selain cepat dari pada naik bis atau naik motor sendiri yang terkendala padatnya jalan raya. 

Tidak enaknya cuma satu, jadi "kalah-kalahan" sama kereta yang lebih tinggi kastanya, seperti KA Turangga, KA Bima, KA Mutiara Selatan KA Argo Wilis dll. Pada perjalanan kerja pasti menjumpai kereta api malam Bima yang dengan angkuhnya melewati KRD yang parkir di rel sebelah. Hal ini sempat membuat saya agak kawatir dengan jadwal masuk kerja saya karena takut telat. Kadang juga disalip lagi sama KA Mutiara Selatan, jad nunggunya dobel, lamanya pun juga dobel. Waktu menunggunya pun cukup lama satu kereta bisa sampai 15 menit. Ketemu keretanya kalau nggak di Stasiun Kedinding, Krian atau Boharan, ketiga setasiun ini menjadi saksi angkuhnya kereta kasta teratas tersebut.

Sore hari waktu pulang kerja pasti menunggu lagi di setasiun Tarik. Kali ini yang di tunggu adalah kereta api Argo Wilis dari selatan dan KA Turangga dari Utara. Kalalu ini waktu menunggunya agak lama sekitar 30 menit. Waktu nganggur 30 menit tadi banyak di gunakan oleh para penumpang untuk melakukan kegiatan untuk mengusir kebosanan. Yuk kita simak apa aja kegiatannya :

Duduk tetap menunggu, alasan ini masuk akal karena gak pengen kehilangan tempat duduk. Ingat di kereta api KRD kalau ada tempat duduk kosong ya di tempati, nomor tempat duduk tidak berlaku di kereta ini.

Kipas-kipas karena kepanasan, Penumpang model ini menghabiskan waktu di dalam kereta sambil kipas-kipas karena panas. Biasanya penumpang ini murni orang bepergian bukan pekerja yang Pegi Pulang tiap hari. 

Keluar gerbong mencari udara segar, kebanyakan penumpang laki-laki, tapi ada juga yang penumpang perempuan pastinya nitip bangku pada temen sebelahnya terlebih dahulu. Ada yang cari makan dan camilan asal bisa mengusir lapar dan bosan.

Bermain catur, ini tipe penumpang yang suka olah raga. Buktinya dimanapaun dia tetep berolahraga asal badan sehat pikiran sehat gak peduli kereta berangkat jam berapa. 

Bermain kartu, nah ini tipe penumpang penggembira karena bermain kartu gaplek sambil teriak teriak terus yang kalah di capit sama jepitan jemuran. 

Cukup sekian informasi dari kereta api KRD semoga menginspirasi anda. Semoga bermanfaat